Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
TEORI PEMASARAN POLITIK - Coggle Diagram
TEORI PEMASARAN POLITIK
PEMASARAN POLITIK
Apa itu Pemasaran Politik?
Penerapan prinsip dan prosedur pemasaran dalam kampanye politik oleh berbagai individu dan organisasi
Persamaan dengan pemasaran bisnis:
- Sama” pakai riset pemasaran
- Sama” menggunakan segmentasi & positioning
- Sama” beroperasi dalam pasar kompetitif
- Sama” berusaha menawarkan nilai pada pihak yang jadi sasaran
Perbedaannya
Pemasaran bisnis:
- Tujuan: memperoleh keuntungan
- Menawarkan produk/jasa
- Konsumen membeli produk
Pemasaran Politik:
- Tujuan: mendukung kelancaran demokrasi & memperoleh dukungan politik
- Menawarkan kepemimpinan, kebijakan, visi
- Pemilih memberikan suara
Perilaku Pemilih
Pemilih adalah konsumen dari layanan yang ditawarkan oleh seorang politisi dan dalam peran tersebut kandidat berdasarkan nilai yang mereka rasakan ditawarkan kepada mereka
5 Domain Kognitif
- Isu politik (program, kebijakan, janji yang ditawarkan)
- Citra sosial (bgmn kandidat membangun hubungan dengan kelompok masyarakat tertentu)
- Kepribadian kandidat (bgmn pemilih menilai karakter dan sifat pribadi seorang kandidat)
- Kontingensi situasional (kemungkinan peristiwa yang dipakai kandidat untuk memengaruhi pandangan selama kampanye)
- Nilai epistemik (rasa ingin tau dan ketertarikan pemilih terhadap sesuatu yang baru)
Riset Pemasaran
Proses mengumpulkan informasi mengenai pemilih untuk mengetahui kebutuhan, keinginan, pendapat, serta kecenderungan dukungan mereka
Beberapa jenis jajak pendapat:
- Survei patokan
- Survei uji coba
- Jajak pendapat pemantauan
- Survei lintas seksi
- Survei panel
Citra dan Persepsi dalam politik
Gambaran seorang kandidat yang terbentuk dalam pikiran masyarakat melalui penampilan fisik, kemunculan di media, pengalaman, serta rekam jejaknya sebagai pemimpin
-
-
Strategi Pemasaran
Rencana atau langkah-langkah yang dibuat untuk mencapai keberhasilan dalam pasar politik.
Salah satu cara utama dari strategi pemasaran politik adalah melalui iklan politik.
Kampanye Permanen
Penerapan prinsip pemasaran politik secara berkelanjutan, bukan hanya ketika kandidat sedang mengikuti pemilu, tapi juga ketika sudah terpilih dan menjalankan pemerintahan
-
PERSUASI POLITIK
Karakteristik Pesan
Salah satu hal yang memengaruhi keberhasilan komunikasi politik dalam membentuk sikap dan pandangan masyarakat
Ada 5 karakteristik
1. Panggilan Subliminal
Pesan yang disampaikan secara sangat cepat sehingga sulit disadari oleh orang yang melihat atau mendengarnya
2. Paparan Semata
Kondisi ketika seseorang semakin terbiasa dengan sesuatu karena sering melihat atau mendengarnya
3. Valensi
Berkaitan dengan sifat atau nada pesan yang disampaikan. Dapat bersifat positif maupun negatif
4. Simbol dan Nilai
Memengaruhi perasaan, keyakinan, dan pandangan masyarakat sehingga yang tadinya pesan politiknya kompleks jadi lebih sederhana dan mudah dipahami
Ada 2 konsep yang berkaitan dengan pengaruh simbol dalam politik:
- Framing: cara komunikator dengan menonjolkan sudut pandang tertentu
- Aksesibilitas: cara sebuah pesan membuat ingatan dan keyakinan yang sudah dimiliki seseorang muncul kembali
5. Inokulasi
Strategi komunikasi untuk membuat seseorang lebih tahan terhadap pengaruh atau serangan pesan dari pihak lain
Saluran dan Konteks
Dua hal yang memengaruhi bagaimana masyarakat menerima dan memahami pesan politik
-
Konteks: berkaitan dengan keadaan yang memengaruhi cara seseorang menerima dan menanggapi pesan politik
2 pandangan mengenai pengaruh suasana hati:
- Positif: ketika sedang senang, mereka tidak terlalu mendalami pesan politik secara kritis
- Negatif: ketika sedang marah, takut/khawatir, mereka menjadi lebih mudah mengabaikan argumen yang masuk akal
Faktor Penerima
Berkaitan dengan kondisi, pengalaman, dan pandangan yang dimiliki masyarakat ketika menerima pesan politik. Terdapat 2 faktor utama
1. Sikap politik yang sudah ada sebelumnya
Pandangan/keyakinan politik yang dimiliki sejak lama & terbentuk melalui lingkungan keluarga, pendidikan, dll
- Pemrosesan informasi secara selektif
- Efek asimilasi dan kontras
- Identitas partai politik
- Penyesuaian pesan kampanye
2. Keterlibatan (Involvement)
Tingkat ketertarikan/kepedulian seseorang terhadap suatu isu politik. Ada 2 hal keterlibatan memengaruhi cara seseorang memproses pesan persuasif
-
Keterlibatan tinggi
Seseorang cenderung lebih aktif mencari informasi, memikirkan argumen, dan mempertimbangkan produk
Efek persuasi politik
Bagaimana pesan kampanye dapat memengaruhi sikap, pandangan, dan keputusan masyarakat dalam memilih calon pemimpin. Salah satu teori yang digunakan untuk menjelaskan hal ini yaitu ELM
1. Jalur Sentral
Ketika seseorang memiliki ketertarikan, motivasi, dan kemampuan untuk memahami pesan politik mendalam
2. Jalur Periferal
Ketika seseorang memiliki kemampuan yang rendah untuk memahami pesan politik secara mendalam
Faktor yang memengaruhi cara pemilih memproses pesan
Cara seseorang memproses tidak selalu sama. Hal ini dipengaruhi tingkat motivasi & kemampuan masing-masing individu
Motivasi tinggi: pemilih tertarik terhadap isu politik sehingga ingin memahami pesan secara mendalam
Kemampuan tinggi: Pemilih memiliki pengetahuan dan pemahaman politik yang cukup untuk menganalisis informasi kampanye
Motivasi dan kemampuan rendah: pemilih cenderung memakai informasi sederhana (penampilan, popularitas, dll)
-
-
Arah penelitian di masa depan
Perkembangan penelitian pemasaran politik yang diharapkan dapat dikaji lebih dalam, baik dari sisi psikologi individu maupun strategi komunikasi politik secara luas
-