Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Legenda dan Gaya Bahasa Pendekar Sejati Bukit Matahari - Oleh Herlando -…
Legenda dan Gaya Bahasa
Pendekar Sejati Bukit Matahari - Oleh Herlando
Cabang:Komentar dampak pilihan penulis
Keterangan waktu: membuat urutan kejadian lebih mudah diikuti.
Kata seru dan kalimat langsung: membuat percakapan terasa alami serta menunjukkan emosi tokoh.
Kata depan dan keterangan tempat: membantu pembaca memahami latar Nias dan pergerakan tokoh.
Kalimat tidak langsung: membantu narator menjelaskan pikiran dan informasi tanpa harus selalu menampilkan dialog.
Penggunaan antonim: menonjolkan perbedaan suasana dan keadaan.
Kata sandang dan gaya bahasa: membuat cerita lebih ekspresif, menarik, dan kaya imajinasi.
Penggunaan sinonim: memperkaya kosakata dan memperjelas emosi dari tokoh.
Identitas cerita dan daerah asal
Judul buku:Pendekar sejati bukit matahari
Penulis:Salsa putr sadzwanai
Daerah budaya:Nias selatan
Tokoh utama:Bari:Umur 10 tahun
Provinsi:Sumatera Utara
Gaya Bahasa
Metafora: "Baginya, senja adalah kepingan surga." Senja dibandingkan dengan sesuatu yang indah dan menenangkan.
Peribahasa/ungkapan: "Anjing menggonggong, kafilah berlalu." Menggambarkan sikap tetap melanjutkan tujuan meskipun mendapat ejekan.
Personifikasi: "Matahari mulai menepi". Matahari digambarkan seolah-olah dapat melakukan tindakan seperti manusia.
Penggambaran suasana: "Langit menjelma menjadi jubah malam bertabur jutaan bintang." Membuat suasana malam terasa lebih indah dan imajinatif.
Unsur kebahasaan
g
f
Sinonim
Impian/harapan: berkaitan dengan sesuatu yang ingin diwujudkan.
Sedih/kecewa: berkaitan dengan perasaan negatif, meskipun maknanya tidak persis sama.
Marah/kesal: sama-sama menunjukkan emosi negatif.