Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Mental Health for Youth - Coggle Diagram
Mental Health for Youth
- Manajemen kecemasan dan tekanan akademik
- Self-esteem dan citra diri
Tujuan:
- Mengenali tanda-tanda kecemasan dan tekanan akademik yang umum dialami remaja.
- Memahami strategi sederhana untuk mengelola kecemasan dan tekanan akademik secara sehat.
- Memahami perbedaan antara self-esteem (nilai diri) dan self-image (citra diri).
- Mengidentifikasi faktor yang memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri.
- Menemukan langkah praktis untuk membangun citra diri yang sehat dan nilai diri yang positif.
Sesi 1. Pembukaan dan Ice Breaking (15 menit)
Tujuan: Mencairkan suasana dan membangun keterlibatan sejak awal.
Live Poll / Mentimeter / Angkat Tangan
Sesi 2. Manajemen Kecemasan dan Tekanan Akademik (45 menit)
A. Memahami Kecemasan (10 menit)
Materi: Apa itu kecemasan?
Tanda-tanda: Fisik, Pikiran, Emosi
Aktivitas 1 (5 menit): Apa yang Paling Membuatmu Cemas?
Peserta menuliskan pada sticky note atau QR polling: "Apa yang paling membuatmu tertekan selama sekolah/kuliah?"
B. Lingkaran Tekanan Akademik (10 menit)
Materi
Gambarkan siklus: Target -- Stres
Diskusi: Apakah ada yang pernah mengalami siklus ini?
C. Strategi Mengelola Kecemasan (15 menit)
Teknik 1: STOP-PAUSE-BREATHE
latihan napas bersama 2 menit:
Tarik napas 4 detik, Tahan 4 detik, Hembuskan 6 detik
Teknik 2: Fokus pada yang bisa dikendalikan
Tampilkan 2 lingkaran:
Hal yang bisa dikendalikan
Hal yang tidak bisa dikendalikan
Teknik 3: Self-compassion
Gantik: "Aku gagal, aku bodoh"
Menjadi: "Aku sedang belajar. Aku belum berhasil kali ini."
Refleksi Singkat (5 menit)
Pertanyaan: "Satu hal apa yang akan kamu lakukan minggu ini untuk mengurangi stres akademik?"
Sesi 3. Self-Esteem dan Self-Image (45 menit)
A. Pembukaan: Tampilkan gambar cermin dan hati
"Menurut kalian, apa bedanya melihat diri lewat cermin dan melihat diri melalui hati?"
B. Mengenal Self-Image dan Self-Esteem (15 menit)
Self Image (Citra Diri)
Self Esteem (Nilai Diri)
Beri analogi untuk menjelaskan perbedaan antara dua hal ini
Aktivitas 2 (10 menit)
Label yang Menempel
C. Pengaruh Media Sosial terhadap Citra Diri (5 menit)
Diskusi cepat: "Mengapa setelah melihat media sosial kita kadang merasa kurang baik?"
D. Membangun Nilai Diri yang Sehat (10 menit)
5 Langkah Praktis
- Berhenti membandingkan diri terus-menerus.
- Mengenali kelebihan diri.
- Menerima kekurangan secara realistis.
- Memilih lingkungan yang mendukung.
- Berbicara baik kepada diri sendiri.
Penutup dan Komitmen (15 menit)
"Surat untuk Diriku"
"Saya ingin mengingat bahwa..."
Kertas dapat dibawa pulang sebagai pengingat.
- Pengaruh media sosial terhadap kesehatan mental
- Keterampilan meminta bantuan (help-seeking behavior)
- Mengenali emosi dan stres
- Membangun resiliensi (ketahanan mental)
Tujuan:
- Mengenali berbagai jenis emosi yang mereka alami.
- Memahami perbedaan stres normal dan stres yang perlu mendapat perhatian.
- Mempelajari strategi sederhana mengelola emosi dan stres sehari-hari.
- Memahami konsep resiliensi (ketahanan mental).
- Membangun kebiasaan yang mendukung kesehatan mental.
- Mengetahui cara mencari bantuan dan dukungan saat menghadapi kesulitan.
Pembukaan (10 menit)
Doa Pembukaan
- Ice Breaking: Mood Check online: Mentimeter/Kahoot/Polling online
Sesi 1: Mengenali Emosi dan Stress (45 Menit)
- Aktivitas Interaktif: "Apa yang Kamu Rasakan?" - 10 menit
Tujuan: Membantu peserta menyadari bahwa satu situasi dapat memunculkan banyak emosi berbeda.
Tampilkan beberapa situasi yang dekat dengan kehidupan remaja:
Nilai ujian jelek
Bertengkar dengan teman
Orang tua membandingkan
Gagal masuk organisasi
Di-bully
Tidak mendapat respons dari teman"Jika kamu mengalami ini, emosi apa yang mungkin muncul?"
- Teknik Kelola Stres Sederhana (10 Menit)
Praktik Langsung
a. Teknik STOP
S = Stop
T = Take a Breath
O = Observe
P = Proceed
b. Latihan Pernapasan 1 Menit
Tarik napas 4 hitungan
Tahan 4 hitungan
Buang napas 6 hitungan
Lakukan bersama seluruh peserta.
- Materi: Memahami Stres (15 Menit)
Apa itu stres?
Sumber stres remaja:
Tanda-tanda stres (fisik, emosi, perilaku
Mini Diskusi Kelompok (5 Menit)
- Materi: Mengenali Emosi (10 Menit)
Apa itu emosi?
Emosi Dasar
Miskonsepsi yang sering terjadi
Aktivitas Singkat - Emotion Wheel Sederhana
Emosi yang paling sering dirasakan minggu ini
Emosi yang paling sulit diekspresikan
SESI 2: MEMBANGUN RESILIENSI (45 Menit)
- Aktivitas Pembuka: "Bangkit Setelah Jatuh (5 menit)
"Siapa yang pernah gagal?"
"Apa yang membuat kamu bangkit lagi?"
- Materi: Apa Itu Resiliensi? (10 Menit)
Resiliensi adalah kemampuan untuk:
Beradaptasi
Bertahan menghadapi tekanan
Bangkit setelah mengalami kesulitan
Analogi "Bambu"
Ketika diterpa angin: tidak kau, tidak mudah patah, lentur tetapi tetap kuat
- Faktor Pembentuk Resiliensi (15 Menit)
Faktor Internal: Self Awareness, Growth Mindset, Self-compasison
Faktor Eksternal: Dukungan keluarga. teman yang positif, guru dan mentor, komunitas yang aman
Aktivitas Besar: "Peta Dukungan Saya"Tulis:
Saat saya sedang sedih, saya bisa menghubungi:
orang 1:
orang 2:
orang 3: Aktivitas yang membantu saya:
a.
b.
c. Kekuatan diri saya:
a.
b.
c.
- Studi Kasus Interaktif (10 Menit)
Kasus
Seorang siswa: nilainya menurun, dijauhi teman, merasa tidak berharga
Apa yang mungkin dia rasakan?
Apa yang bisa dia lakukan?
Dukungan apa yang dibutuhkan?(jawab langsung atau pakai polling)*
Penutup dan Refleksi (20 Menit)
- Aktivitas Refleksi Individu (10 Menit)
Peserta menuliskan:
Satu hal yang saya pelajari hari ini
Satu hal yang akan saya lakukan minggu ini
Satu orang yang bisa saya ajak bicara saat mengalami masalah
- Pesan Kunci untuk Dibawa Pulang (5 Menit)
tampilkan di slide
semua emosi boleh dirasakan
stres adalah bagian dari kehidupan
meminta bantuan bukan berarti tanda kelemahan
resiliensi bisa dilatih
kita tidak harus menghadapi masalah sendirian
- Dukungan teman sebaya (peer support)
- Pencegahan bullying dan cyberbullying