Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
KOMPONEN ENZIM - Coggle Diagram
KOMPONEN ENZIM
GUGUS PROTESTIK
-
Sifat Ikatan: Terikat sangat erat, sering kali melalui ikatan kovalen, sehingga tidak mudah lepas dari protein.
Ketahanan Panas: Cenderung bersifat termostabil (tahan terhadap perubahan suhu panas) dibandingkan bagian proteinnya yang labil.
Bagian Enzim: Dalam struktur enzim kompleks (holoenzim), gugus prostetik bekerja sama dengan bagian protein yang disebut apoenzim.
Jenis Gugus Prostetik
Anorganik: Berupa ion-ion logam seperti Besi (Fe²⁺ / Fe³⁺), Seng (Zn²⁺), atau Magnesium (Mg²⁺).
Organik: Berupa molekul organik kompleks seperti gugus heme pada hemoglobin atau sitokrom, serta FAD (Flavin Adenine Dinucleotide)
-
FUNGSI KOENZIM : Pembawa Perantara (Carrier): Berfungsi memindahkan gugus fungsi tertentu (seperti gugus metil atau fosfat) atau elektron dari satu molekul ke molekul lain.
Produksi Energi: Berperan penting dalam metabolisme sel untuk menghasilkan dan menyimpan energi (seperti ATP).
-
Kofaktor
adalah komponen non-protein berupa senyawa kimia atau ion logam yang dibutuhkan oleh enzim agar dapat bekerja aktif mengkatalisis reaksi kimi
-
Kofaktor Anorganik (Ion Logam):
Berupa ion-ion mineral yang membantu menstabilkan struktur enzim atau terlibat langsung dalam reaksi. Contohnya adalah seng ((Zn^{2+})), besi ((Fe^{2+}) / (Fe^{3+})), magnesium ((Mg^{2+})), dan tembaga ((Cu^{2+})).
Kofaktor Organik (Koenzim dan Gugus Prostetik):
Berupa molekul organik kompleks yang sering kali berasal dari vitamin (seperti vitamin B kompleks):
-
-
-
Perantara Reaksi: Berperan langsung dalam memindahkan elektron, gugus fungsi, atau ion dari satu molekul ke molekul lain
-
HOLOENZIM :
bentuk enzim yang lengkap, utuh, dan aktif secara katalitik, yang tersusun dari gabungan antara bagian protein (apoenzim) dan bagian non-protein (kofaktor)
KOMPONEN PENYUSUN :
• Apoenzim: Bagian utama enzim yang tersusun atas protein. Komponen ini bersifat tidak aktif jika berdiri sendiri dan peka terhadap panas.
• Kofaktor: Bagian pendukung yang bersifat non-protein. Kofaktor dapat berupa:
• Ion anorganik (mineral): Contohnya ion magnesium (Mg²⁺), seng (Zn²⁺), atau besi (Fe²⁺) yang menstabilkan struktur enzim.
• Koenzim / gugus prostetik (organik): Contohnya turunan vitamin B atau gugus heme yang terikat pada protein
KOENZIM :
senyawa organik non-protein berukuran kecil yang terikat secara longgar dengan enzim untuk membantu mempercepat (mengaktifkan) reaksi kimia di dalam tubuh
SISI AKTIF :
bagian dari molekul enzim yang berfungsi sebagai tempat melekatnya substrat untuk membentuk kompleks enzim-substrat dan menghasilkan produk. Tersusun atas kombinasi unik residu asam amino dari rantai protein enzim.