Royem-Royen & Meja bundar
• Keuntungan
Kembalinya Pemimpin dan Pemerintahan Legitim: Soekarno, Hatta, dan para tokoh bangsa dibebaskan dari pengasingan, serta mandat pemerintahan dari PDRI berhasil diserahkan kembali secara sah.
Penarikan Pasukan Militer Asing: Pasukan militer Belanda (KL) ditarik pulang, sementara tentara KNIL dibubarkan dan sebagian diintegrasikan ke dalam APRIS (Angkatan Perang RIS).
• Kerugian
Penundaan Masalah Irian Barat: Penanganan wilayah Irian Barat tidak diselesaikan di KMB dan ditangguhkan selama satu tahun, yang kelak memicu konflik diplomatik dan militer berkepanjangan hingga dekade 1960-an.
Penyimpangan Bentuk Negara (RIS): Indonesia harus menerima bentuk negara federasi (Republik Indonesia Serikat), bukan Negara Kesatuan (NKRI). Meski demikian, bentuk RIS ini hanya bertahan beberapa bulan sebelum akhirnya kembali menjadi NKRI pada 17 Agustus 1950.