Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
konflik sambas - Coggle Diagram
konflik sambas
pristiwa penting
akumulasi kejengkelan
Kerusuhan ini merupakan puncak dari ketegangan sosial dan perebutan sumber daya ekonomi seperti lahan pertanian yang sudah lama terjadi.
alinsiasi etnis
Etnis Melayu Sambas bersekutu dengan masyarakat adat Dayak untuk menghadapi kelompok Madura dalam peristiwa tersebut
pemicu awal
Peristiwa bermula dari tindak pencurian oleh pemuda etnis Madura di rumah warga Melayu Sambas pada bulan Ramadan, yang berujung pada pengeroyokan dan ketegangan antarkelompok
-
pengungsian masal
Puluhan ribu warga keturunan Madura terpaksa mengungsi keluar dari wilayah Kabupaten Sambas, terutama ke Pontianak.
tragedi ketupat berdarah
Konflik besar ini pecah tepat pada hari pertama Idulfitri 1419 Hijriah di Kampung Parit Setia, Sambas
-
sebab akibat
akibat
Konflik Sambas tahun 1999 terjadi akibat akumulasi kejengkelan dan ketegangan sosial antara etnis Melayu (serta dibantu etnis Dayak) terhadap oknum pendatang dari etnis Madura, yang dipicu oleh insiden kekerasan di bulan Ramadan dan perebutan sumber daya ekonomi
-
periode/waktu
Konflik Sambas terjadi pada tahun 1999, tepatnya bermula pada 19 Januari 1999 bertepatan dengan Hari Raya Idulfitri (1 Syawal 1419 Hijriah) di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat
kondisi politik
Kondisi politik pada saat konflik Sambas tahun 1999 terjadi di tengah masa transisi nasional yang sedang memanas menjelang Pemilu 1999, serta lemahnya kontrol aparat dan pemerintah daerah dalam meredam eskalasi ketegangan
kondisi ekonomi
Kondisi ekonomi pada saat konflik Sambas (terutama kerusuhan sosial tahun 1999) ditandai oleh ketimpangan, perebutan sumber daya, serta lumpuhnya aktivitas perdagangan
akar masalah
Akar masalah konflik Sambas tahun 1999 adalah kombinasi dari kecemburuan sosial, perbedaan budaya, dan ketimpangan ekonomi antara warga lokal (terutama suku Melayu dan Dayak) dengan warga pendatang asal Madura
-
peristiwa
Kerusuhan Sambas adalah peristiwa konflik antaretnis besar yang terjadi di Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada tahun 1999
tokoh utama
Konflik atau kerusuhan Sambas pada tahun 1999 lebih digerakkan oleh dinamika komunal antaretnis (Melayu dan Dayak melawan Madura) daripada figur tunggal, namun beberapa pihak dan tokoh kunci tercatat dalam penanganan serta catatan sejarah peristiwa tersebut