Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Sistem Pemerintahan Pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia - Coggle…
Sistem Pemerintahan Pada Masa Demokrasi Liberal di Indonesia
Demokrasi liberal berlagsung dari tahun 1950-1959
Peristiwa yang menandai awal demokrasi leberal merupakan, pembubaran bentuk negara federal RIS, penyatuan kembali wilayah indonesia ke dalam bentuk NKRI, dan pengunaan UUDS.
Peristiwa yang menandai akhirnya demokrasi leberal merupakan, dikeluarkannya Dekrit Presiden pada 5 Juli 1959 oleh presiden soekarno
Dampak bagi masyarakat
Dampak Positif
Kebebasan berpendapat dan berpolitik masyarakat sangat terjamin dalam sistem pemerintahan yang demokratis.
Kesadaran politik rakyat meningkat pesat melalui pelaksanaan Pemilu 1955 yang berjalan sangat demokratis.
Dampak Negatif
Kesejahteraan hidup masyarakat menurun drastis akibat krisis ekonomi dan inflasi yang tidak terkendali.
Keamanan warga terganggu oleh maraknya konflik bersenjata dan pemberontakan di berbagai wilayah.
Kehidupan sosial masyarakat diwarnai oleh ketegangan politik dan rasa tidak aman akibat seringnya pergantian kabinet
Bidang pendidikan mengalami perkembangan positif dengan dibukanya sekolah-sekolah baru dan universitas negeri
Tingkat kesejahteraan masyarakat sangat rendah karena pendapatan per kapita yang minim, lapangan kerja yang sedikit, dan ketimpangan ekonomi yang mencolok.
Berbagai konflik dan pemberontakan besar terjadi, seperti DI/TII, PRRI, dan Permesta, yang dipicu oleh ketidakpuasan daerah terhadap pemerintah pusat.
Kondisi Demokrasi liberal di indonesia merupakan, presiden hanya jadi lambang negara, kekuasaan dipimpin perdana menteri, euangan negara rapuh dan kacau, gagalnya susun UUD baru, dan utamanya kondisi negara makin tidak aman.
Tingkat kebebasan masyarakat berada pada level yang sangat tiggi. Di era ini masyarakat bebas mendirikan partai politik dan hak penuh untuk mengkritik pemerintah. Tetapi, karena itu indonesia sering berganti kabinet.
Partisipasi rakyat dalam demokrasi liberal sangat aktif dan bebas
Perekonomian indonesia pada masa idemokrasi liberal sangat tidak stabil dan mengalami inflasi tinggi
Defisit anggaran meningkat dan struktur ekonomi masih terlalu bergantung pada ekspor
Perekonomian masyarakat sangat terpuruk karena harga barang kebutuhan pokok melonjak tajam akibat inflasi dan kelangkaan barang di pasar.