Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
perubahan Lingkungan dan Dampaknya terhadap ekosistem. - Coggle Diagram
perubahan Lingkungan dan Dampaknya terhadap ekosistem.
PERUBAHAN LINGKUNGAN AKIBAT AKTIVITAS MANUSIA
Perusakan Habitat
Pencemaran
Pencemaran Udara
Pencemaran Air
Pencemaran Tanah
Penggunaan pupuk kimia Secara Berlebihan
Pencemaran Air (Eutrofikasi)
Kerusakan Struktur dan Kesuburan Tanah: Tanah menjadi keras, padat, dan masam (pH menurun). Mikroorganisme baik penghasil hara alami mati karena konsentrasi garam dan zat kimia yang terlalu tinggi.
Rentan Terhadap Hama dan Penyakit: Pertumbuhan vegetatif yang terlalu cepat akibat kelebihan Nitrogen membuat jaringan tanaman menjadi lunak dan berair, sehingga lebih disukai oleh hama dan mudah terserang jamur.
Deforestasi
DAMPAK PERUBAHAN IKLIM TERHADAP EKOSISTEM
dipicu terutama oleh peningkatan konsentrasi Gas Rumah Kaca (GRK)
Dampak perubahan iklim terhadap ekosistem secara global meliputi:
Pemutihan Terumbu Karang (Coral Bleaching):
Pengasaman Samudra (Ocean Acidification):
Pergeseran Pola Iklim dan Cuaca Ekstrem:
Pergeseran Distribusi dan Kepunahan Spesies:
Kenaikan Permukaan Air Laut:
Upaya Pelestarian Lingkungan
A) Metode Konservasi
In Situ
Pelestarian in situ adalah perlindungan flora dan fauna di dalam habitat asli mereka
Bentuk"
Suaka margasatwa: Kawasan untuk melindungi hewan liar tertentu.
Cagar alam: Kawasan untuk melindungi tumbuhan, hewan, dan alam secara utuh.
Taman nasional: Kawasan pelestarian alam yang punya ekosistem asli dan biasa dipakai untuk penelitian.
Hutan lindung: Hutan yang fungsi utamanya melindungi sistem penyangga kehidupan.
B) Metode Konservasi
Ex Situ
pelestarian ex situ adalah konservasi di luar habitat aslinya
Bentuk"
Kebun raya / Kebun koleksi: Tempat koleksi berbagai jenis tumbuhan hidup.
Kebun binatang: Tempat pemeliharaan dan pameran hewan liar.
Taman safari: Tempat hewan hidup bebas di area luas yang mirip alam, tapi pengunjung di dalam kendaraan.
Bank benih / Bank sperma: Tempat menyimpan biji atau sel reproduksi untuk jangka panjang.