Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Proses Kreatif - Coggle Diagram
Proses Kreatif
Brainstorming
blog.insanbumimandiri.org menyatakan bahwa "Jika kita melihat dengan seksama negara Indonesia bisa merdeka dikarenakan rakyatnya sadar betapa pentingnya semangat persatuan. Dengan adanya semangat persatuan tersebut, kekuatan rakyat dalam mengusir penjajah pun semakin bertambah. Hal tersebut bisa dilakukan pada saat kita menghadapi pandemi corona, semangat persatuan dan juga gotong-royong bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dampak dari pandemi yang terasa nyata. Dampak tersebut mulai dari ekonomi, sosial hingga kultural."https://blog.insanbumimandiri.org/gotong-royong-dan-makna-di-balik-kemerdekaan-indonesia/
Stekom.ac.id memberikan saya inspirasi dari teks dinyatakan bahwa "Indonesia's Independence Day is one of the most meaningful national celebrations that takes place every year on August 17th. Schools often organize various activities to commemorate this historic moment while providing students with valuable learning experiences. A successful Independence Day celebration at school requires careful planning, creativity, and cooperation between teachers, students, and the entire school community." https://stekom.ac.id/artikel/tips-for-organizing-a-memorable-independence-day-celebration-at-school-20260805145619
Terakhir, saya mendapat inspirasi dari Universitas Alma Ata, Islami, Diyani menyatakan bahwa "Untuk menciptakaan kerukunan antar individu baik dalam lingkungan sekolah, universitas, kerja dan masyarakat dapat diadakan kegiatan kebersamaan. Kegiatan tersebut dapat meliputi beberapa perlombaan yang dapat diikuti oleh semua kalangan baik anak-anak, pemuda, dan orang tua. Rasa persatuan, toleransi dan semangat perjuangan diharapkan dapat tumbuh dengan adanya kegiatan ini." https://fitk.almaata.ac.id/9-cara-produktif-generasi-muda-memaknai-kemerdekaan-indonesia/
-
Merevisi
Menambahkan detail waktu konkret ("Dua minggu sebelum perayaan ini berlangsung") untuk memperjelas durasi kerja persiapan.
Menambahkan penekanan pada penyelesaian masalah, dari yang tadinya hanya "ada beda pendapat" diubah menjadi penjelasan proses diskusi dan pencarian keputusan bersama.
Menambahkan frasa emosional saat acara dimulai, yaitu "merasa lega sekaligus bangga" untuk menggambarkan transisi dari rasa stres persiapan ke momen kelegaan acara.
Memperluas sudut pandang generasi muda tentang pelestarian nilai gotong royong dan kecintaan tanah air.
Konteks Sosial
Sportivitas dan Interaksi: Melalui berbagai perlombaan yang dirancang, tercipta interaksi sosial yang sehat, menjunjung tinggi sportivitas, dan mempererat rasa cinta tanah air.
Nilai Gotong Royong: Tercermin dari kerja sama, diskusi, dan musyawarah seluruh anggota OSIS dalam menyelesaikan perbedaan pendapat demi mencapai mufakat.
Kebersamaan Komunitas: Acara ini mempersatukan seluruh elemen sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga seluruh anggota komunitas sekolah dalam semangat kemerdekaan.
-
Konteks Sejarah
Penghargaan Nilai Masa Lalu: Menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk menghargai sejarah, perjuangan, dan warisan budaya bangsa Indonesia.
Penyambung Generasi: Tanggung jawab ketua OSIS dan siswa sebagai generasi muda untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai sejarah agar tidak luntur di masa depan.
Momen Bersejarah Sekolah: Merupakan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang pertama kali diadakan di Veritas Intercultural School.
-
Alasan saya memilih peran sebagai ketua osis adalah karena saya seringkali mengobservasi bagaimana ketua osis dapat mengatur seluruh anggota osis untuk merencanakan suatu event di sekolah.