Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Gangguan Koagulasi - Coggle Diagram
Gangguan Koagulasi
-
Penggolongan Obat
Vitamin K
Aktivasi faktor II, VII, IX, dan X
-
-
-
-
Manifestasi Klinis
Hemofilia
Ekimosis (memar), Hemartrosis (perdarahan sendi: lutut, siku, pergelangan kaki), perdarahan otot, hematuria, hingga perdarahan intrakranial
vWD
Perdarahan mukokutan (mimisan/epistaksis, perdarahan gusi, menstruasi berlebih/menorrhagia), mudah memar
DIC
Perdarahan sekaligus trombosis, petekie, purpura, sianosis perifer, dan lepuhan hemoragik
Tatalaksana Umum
Prinsip Utama
Pencegahan perdarahan & penanganan segera (<2 jam) ("treat early, treat adequately")
-
-
Parameter Keamanan Obat
Konsentrat Faktor
Risiko reaksi alergi, demam, dan pembentukan inhibitor
Desmopressin
Risiko hiponatremia (kadar natrium rendah), retensi cairan, dan sakit kepala
-
-
Faktor Resiko
Genetik
-
-
Mutasi Spesifik: Factor V Leiden, mutasi Prothrombin G20210
Acquired
Usia lanjut, imobilisasi lama, dan operasi besar (ortopedi)
-
-
Diagnosis
Uji Saring Umum
-
-
Platelet Count: Normal pada Hemofilia, rendah pada DIC/vWD tipe 2B
Uji Spesifik
-
Kriteria ISTH (untuk DIC): Skor berdasarkan trombosit, D-dimer, PT, dan fibrinogen
-
Patofisiologis
Gangguan (Hemofilia) → Defisiensi FVIII/FIX/FXI → Jalur intrinsik terganggu → Gagal menghasilkan fibrin yang cukup → Bekuan tidak stabil/perdarahan lama
Gangguan (vWD) → Defek vWF → Trombosit gagal menempel ke area luka (adhesi) + FVIII cepat terdegradasi (karena vWF adalah protein pembawa FVIII)
Parameter Monitoring
Klinis
Frekuensi perdarahan tahunan (ABR), skor kesehatan sendi (HJHS), dan kualitas hidup (HaemoQoL)
Laboratorium
Kadar aktivitas faktor plasma, deteksi inhibitor (Bethesda Assay), dan fungsi trombosit (vWF Activity)
Definisi
Ketidakmampuan tubuh mengendalikan pembekuan darah akibat defisiensi faktor koagulasi, kelainan trombosit, atau peningkatan aktivitas fibrinolitik
.