Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
[Pemeriksaan Sampel Feses] - Coggle Diagram
[Pemeriksaan Sampel Feses]
Pencegahan
Memberi obat cacing secara rutin setiap dua-tiga bulan sekali
Menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar kandang
Memberikan pakan yang bersih dan hijauan dilayukan terlebih dahulu untuk menghindari larva cacing
Membuang sisa-sisa pakan yang ada di kandang
Ciri Telur Strongyle
Bentuk oval/elips
Dinding tipis dan halus
Ukuran sedang (+/- 70 - 100 µm)
Berisi blastomer
Warna transparan atau agak keabu-abuan
Pengaruh pada sapi perah
Sapi laktasi lebih rentan terinfestasi telur strongyle
Terjadi penurunan sementara sistem imun (PPRI)
Larva yang sebelumnya terhambat bisa berkembang kembali
Produksi telur cacing meningkat
Menurunkan kualitas susu
(protein dan lemak)
Menururkan produksi susu
Siklus hidup cacing nematoda tipe strongyle
Cacing dewasa dalam inang
Telur keluar bersama feses
Telur menertas menjadi Larva 1
Larva berkembang di lingkungan
Larva stadium 3 (L3) tertelan oleh hewan ternak saat merumput
Larva menembus dinding usus
Larva berkembang di dalam inang
Patogenesis (eg.
Bunostomum spp.
)
infeksi cacing
penetrasi larva
iritasi dan pruritus
dewasa di jejunum/duodenum
infeksi ringan (100-500 cacing)
→ Kehilangan darah kronis
→ Anemia progresif
→ Hipoalbuminemia
→ Penurunan berat badan
→ Kadang diare
infeksi berat (2000 cacing)
→ Kehilangan darah masif
→ Anemia berat
→ Kematian pada sapi
ingesti telur
Terapi
Ulangi sesuai program deworming
Anthelmintik
Albendazole/
Fenbendazole
(nematoda GI dewasa dan kadang larva)
Levamisole
(spektrum luas strongyle, kerja cepat)
Ivermectin
(Nematoda GI dan ektoparasit, infestasi berat)
Rotasi obat (cegah resistensi)
Metode Pemeriksaan
Langsung
Uji Natif
(-) Negatif
Konsentrasi
Pengapungan
Uji Sentrifus (Kualitatif)
(+) Telur Strongyl
Uji McMaster (Kuantitatif)
(-) Negatif