Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Psikologi Komunikasi, Manusia sebagai komunikan - Coggle Diagram
Psikologi Komunikasi
Manusia sebagai komunikan
Behaviorisme
Tokoh Kunci:
Ivan Pavlov
Inti Perspektif:
manusia sebagai makhluk yang perilakunya dibentuk oleh lingkungan. Kepribadian bukan struktur internal, melainkan kumpulan kebiasaan yang terbentuk dari pengalaman belajar
Contoh Fenomena:
eksperimen Little Albert, Seorang siswa menjadi rajin mengerjakan tugas karena setiap kali mengumpulkan tugas tepat waktu ia mendapat pujian dan nilai tambahan dari guru, sehingga perilaku tersebut terus diulang.
Psikoanalisis
Tokoh kunci:
Sigmund Freud
Inti Perspektif:
Sifat manusia memiliki banyak keinginan. Keinginan tersebut mengarah pada banyak hal seperti dengan konsep id, ego, superego. Perilaku manusia dibentuk oleh dinamika mental internal, terutama proses yang terjadi di alam tidak sadar (unconscious). Manusia tidak sepenuhnya rasional dan sadar dalam bertindak, melainkan digerakkan oleh dorongan instingtif dan konflik batin.
Contoh Fenomena:
mekanisme pelampiasan emosi (displacement).
Transpersonal
Tokoh Kunci:
Abraham Maslow
Inti Perspektif:
Perilaku manusia tidak hanya dibentuk oleh faktor biologis, psikologis, dan sosial, tetapi juga oleh dimensi spiritual dan kesadaran transendental.
Contoh Fenomena:
ketika menghadapi konflik interpersonal, komunikan tidak langsung bereaksi defensif atau agresif, melainkan memilih diam sejenak, merenung, lalu menyampaikan perasaan dan pendapatnya dengan bahasa yang menenangkan dan penuh kesadaran dir
Kognitif
Tokoh Kunci:
Jean Piaget
Inti Perspektif:
perilaku manusia dibentuk oleh cara individu menerima, mengolah, menyimpan, dan menggunakan informasi.
Contoh Fenomena:
Seseorang menerima pesan singkat dari temannya yang berbunyi singkat dan tanpa emoji. Komunikan tersebut kemudian menafsirkan pesan itu sebagai tanda kemarahan atau ketidaksukaan, padahal pengirimnya hanya sedang sibuk.
Humanistik
Tokoh Kunci:
Carl Rogers
kepribadian seorang individu dibentuk oleh lingkungan dimana individu tersebut berkembang sehingga individu tersebut akan merasa untuk memiliki tanggung jawab atas kontrol yang ia miliki
Contoh Feomena:
Seorang konselor mendengarkan curhatan klien dengan empati dan penerimaan tanpa menghakimi, sehingga klien merasa dihargai dan mampu menemukan solusi berdasarkan kesadaran serta potensi dirinya sendiri.