Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
INSOMNIA - Coggle Diagram
INSOMNIA
-
-
CMD
Sleep Diary
Pasien diminta mencatat pola tidurnya setiap hari, meliputi waktu tidur, waktu bangun, durasi tidur, dan kualitas tidur, untuk membantu evaluasi gangguan tidur.
Kuesioner Tidur
Penggunaan kuesioner standar seperti Insomnia Severity Index (ISI) dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) membantu menilai derajat keparahan insomnia.
Evaluasi Pola Tidur
menilai kebiasaan tidur pasien, termasuk jam tidur dan bangun, lama tidur, kualitas tidur, serta adanya kebiasaan yang mengganggu tidur seperti konsumsi kafein atau penggunaan gadget sebelum tidur.
-
Durasi dan Frekuensi
Diagnosis insomnia ditegakkan bila gangguan tidur terjadi minimal 3 kali per minggu dan berlangsung selama ≥ 3 bulan untuk insomnia kronis, atau dalam waktu lebih singkat untuk insomnia akut.
Pemeriksaan Penunjang
Polisomnografi tidak rutin dilakukan, namun digunakan bila dicurigai gangguan tidur lain seperti sleep apnea, restless legs syndrome, atau parasomnia.
Anamnesis
Penegakan diagnosis insomnia diawali dengan anamnesis mengenai keluhan utama pasien, meliputi kesulitan memulai tidur, sering terbangun di malam hari, atau bangun terlalu pagi, serta dampaknya terhadap aktivitas di siang hari.
Tatalaksana
-
Penyebab dasar
Mengatasi faktor atau penyakit yang mendasari insomnia, seperti nyeri kronis, gangguan kecemasan, depresi, atau penyakit medis lain.
-
Edukasi
Pasien diberikan edukasi mengenai pola tidur sehat dan dilakukan pemantauan berkala untuk menilai perbaikan gejala dan mencegah kekambuhan
Referensi
Riemann D, Nissen C, Palagini L, et al. The neurobiology, investigation, and treatment of chronic insomnia. Lancet Neurol. 2023;22(4):321-334. doi:10.1016/S1474-4422(22)00401-5
Riemann D, Baglioni C, Bassetti C, et al. European guideline for the diagnosis and treatment of insomnia. J Sleep Res. 2023;32(1):e13740. doi:10.1111/jsr.13740
Sateia MJ. International classification of sleep disorders–third edition: highlights and modifications. Chest. 2021;160(6):2137-2147. doi:10.1016/j.chest.2021.07.026
Edinger JD, Arnedt JT, Bertisch SM, et al. Behavioral and psychological treatments for chronic insomnia disorder in adults: an American Academy of Sleep Medicine clinical practice guideline. J Clin Sleep Med. 2021;17(2):255-262. doi:10.5664/jcsm.8986
Manifestasi Klinis
Siang
Mengantuk berlebihan, Kelelahan, penurunan Konsentrasi, Penurunan performa
Psikologis
Mudah marah dan emosional, Cemas berlebihan, Mood buruk
Malam
Sulit memulai tidur, Sering terbangun di malam hari, Bangun terlalu pagi, Tidur tidak nyenyak.
Klasifikasi
Berdasarkan Durasi
Insomnia akut :
Insomnia jangka pendek yang berlangsung beberapa hari hingga minggu, biasanya dipicu oleh stres, perubahan lingkungan, atau kejadian emosional.
Insomnia kronis
Insomnia yang terjadi minimal 3 kali per minggu selama ≥ 3 bulan dan sering berhubungan dengan kondisi medis atau psikologis.
-
Definisi
Insomnia adalah gangguan tidur yang ditandai dengan kesulitan memulai tidur, mempertahankan tidur, atau bangun terlalu pagi sehingga kualitas dan kuantitas tidur tidak adekuat. Kondisi ini menyebabkan gangguan fungsi pada siang hari seperti kelelahan dan penurunan konsentrasi.