Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Psikologi Evolusioner - Coggle Diagram
Psikologi Evolusioner
Penjelasan
David Buss menjelaskan perilaku pasangan, kecemburuan, agresi, dan strategi reproduksi sebagai hasil seleksi alam dan seksual
sering disamakan dengan sosiobiologi karena sama‑sama menekankan peran evolusi biologis dalam menjelaskan perilaku sosial dan individual
Leda Cosmides dan John Tooby berpendapat bahwa otak manusia terdiri dari banyak modul khusus yang masing‑masing terbentuk sebagai adaptasi terhadap masalah tertentu
Psikologi evolusioner memandang manusia sebagai kumpulan mekanisme psikologis hasil seleksi alam yang berevolusi untuk memecahkan masalah adaptif leluhur pada masa EEA
Adaptasionisme dalam psikologi evolusioner adalah pandangan bahwa karakteristik psikologis ada sekarang karena dulu adaptif bagi kelangsungan hidup dan reproduksi.
-
-
Sosiobiologi
-
-
Parental Investment Theory menyatakan pihak yang berinvestasi fisik lebih besar dalam reproduksi (misalnya perempuan) cenderung lebih selektif memilih pasangan.
menjelaskan perilaku sosial sebagai hasil interaksi faktor biologis (genetika/biogrammar) dengan lingkungan, termasuk bahasa, budaya, dan norma
Leash Principle menggambarkan bahwa gen “control” budaya: budaya berkembang untuk memenuhi kebutuhan biologis. Jika terlalu menjauh dari dasar biologisnya, budaya cenderung melemah lalu kembali ke arah yang lebih sesuai dengan tuntutan biologi.
Behavioral Genetics
-
Galton mengusulkan bahwa kembar identik & fraternal dapat dipakai untuk menaksir pengaruh genetik vs. lingkungan.
-
-
-
-
-
Asal usul
cabang ilmu psikologi yang mempelajari perilaku, pikiran, dan perasaan manusia melewati lensa evolusi biologi
William James membaca teori tersebut dan menggunakan istilah "Psikologi Evolusioner" dalam bukunya berjudul The Principles of Psychology
berawal dari teori Charles Darwin bahwa emosi manusia berkembang layaknya bentuk fisik manusia berkembang
-
-
-