Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Landasan Ilmiah dan Teknologis dalam Pendidikan - Coggle Diagram
Landasan Ilmiah dan Teknologis dalam Pendidikan
Berfungsi sebagai landasan Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis bagi sistem pendidikan kontemporer
Epistemologis: Menekankan pada pendekatan ilmiah yang berbasis data, observasi, dan verifikasi, didukung teknologi digital (Sugiharto, 2019).
Aksiologis: Berhubungan dengan nilai, etika, dan tujuan, yaitu untuk mencapai tujuan kemanusiaan (Kaelan, 2010).
Ontologis: Mendefinisikan "apa yang dianggap nyata dan penting" dalam sistem pendidikan modern (Suriasumantri, 2005).
Konsep Ilmiah: Penerapan prinsip berpikir ilmiah (observasi, penalaran logis, pembuktian empiris) dalam pembelajaran.
Tujuan: Agar peserta didik berpikir kritis, objektif, dan mampu memecahkan masalah secara rasional dan sistematis (Sardiman, 2011; Setiawan, Rokhmiya & Hidayat, 2023).
Konsep Teknologis: Penerapan IPTEK dalam seluruh aspek proses pembelajaran (perencanaan, pelaksanaan, evaluasi)
Pembelajaran intensif menggunakan TIK, menjadi keharusan, dan mengarah pada pembelajaran berbasis digital (Kurniati & Wiyani, 2023).
Guru berperan sebagai fasilitator dan pendamping, bukan lagi satu-satunya sumber belajar (Suryani, 2018)
Analisis BMB³
Berpikir
Menggunakan data, observasi, dan teori pendidikan untuk merancang pembelajaran yang efektif. Menumbuhkan pola berpikir ilmiah pada siswa.
Merasa
Menunjukkan empati, kepedulian, dan memberikan dorongan emosional serta rasa aman agar siswa tertantang berinovasi.
Bersikap
Bersikap terbuka, adaptif, dan menjadi teladan dalam sikap ilmiah (jujur terhadap data). Menanamkan nilai etika dalam penggunaan teknologi.
Bertindak
Bertindak inovatif dan solutif. Mengintegrasikan teknologi (video interaktif, kuis daring) sebagai sarana utama memperkaya pengalaman belajar.
Bertanggungjawab
Bertanggung jawab profesional dan moral. Memastikan pemanfaatan teknologi mendukung nilai kemanusiaan dan membimbing siswa menjaga etika digital dan integritas akademik (misal, mencegah plagiarisme