Fenomena konflik anti-monopoli antara Pertamina dan SPBU swasta berdampak pada menurunnya persaingan sehat di pasar BBM, yang menyebabkan SPBU swasta kesulitan bersaing, penurunan penjualan, hingga potensi penutupan usaha. Bagi konsumen, dampaknya adalah berkurangnya pilihan penyedia BBM dan peluang munculnya harga yang kurang kompetitif. Secara industri, dominasi satu pelaku usaha menghambat inovasi dan investasi swasta di sektor hilir, sementara secara regulasi memunculkan tekanan bagi pemerintah untuk memperbaiki kebijakan harga, akses infrastruktur, dan aturan persaingan usaha agar pasar menjadi lebih adil dan seimbang.