Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Landasan Pedagogis Pendidikan, Definisi, (Kurniasih, 2017), Definisi -…
Landasan Pedagogis Pendidikan
Ilmu mendidik lintas dimensi kehidupan, ruang, dan waktu (Hendriani et al., 2018).
Konsep
Konstruktivisme (Jean Piaget): Siswa membangun pengetahuan melalui interaksi aktif.
Pembelajaran Kolaboratif (Lev Vygotsky): Pentingnya interaksi sosial dan kolaborasi.
Pembelajaran Berpusat pada Siswa (Carl Rogers): Menggali minat dan kebutuhan siswa, umpan balik positif.
Inklusi (Maria Montessori): Setiap individu diberi peluang belajar.
Pembelajaran Seumur Hidup (Malcolm Knowles): Pendidikan berlangsung sepanjang hidup.
Prinsip
(Addine, 2001)
Kesatuan karakter ilmiah dan ideologis.
Kesatuan pengajaran pendidikan dan perkembangan proses.
Kesatuan domain kognitif dan alektif (kondisi manusia).
Masing-masing subsistem (aktivitas, komunikasi, kepribadian) saling terkait.
Fungsi dan Tujuan Pedagogis
Fungsi
Memahami fenomena pendidikan secara sistematis.
Memberikan petunjuk bagi pendidik.
Menghindari kesalahan dalam praktik mendidik (konseptual, teknis, kepribadian).
Mengenal diri sendiri dan mampu koreksi kesalahan.
Tujuan
Memahami peserta didik secara mendalam.
Merancang pembelajaran.
Menjadikan siswa-siswi lebih dewasa.
Melatih anak agar dapat mencari jalan keluar saat hadapi masalah.
Merancang dan melaksanakan evaluasi.
Mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya.
Kompetensi Pedagogis bagi Pendidik
Kemampuan guru dalam mengelola proses pembelajaran peserta didik.
10 Kompetensi Inti Guru (Permen Diknas No. 16 Tahun 2007)
Menguasai karakteristik peserta didik.
Menguasai teori belajar dan prinsip pembelajaran.
Mengembangkan kurikulum.
Menyelenggarakan pembelajaran yang mendidik.
Memanfaatkan TIK.
Memfasilitasi pengembangan potensi.
Berkomunikasi secara efektif, empatik, dan santun.
Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi.
Memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi.
Melakukan tindakan reflektif.
Kompetensi Menurut Para Ahli
Shulman (1986, 2014): Pengetahuan Konten Pedagogis (PCK).
Dewey: Penggunaan Beragam Metode Pengajaran (aktif).
Glasser (Jones & Jones, 2012): Kemampuan Mengelola Kelas.
Maslow (1984): Pemahaman terhadap Kebutuhan Siswa.
Brookfield: Kemampuan Berpikir Kritis.
Vygotsky: Kemampuan Berkomunikasi (sosial dan dialog).
Piaget: Pemahaman terhadap Perkembangan Anak.
Tomlinson: Inklusi (diferensiasi pembelajaran).
Noddings: Etika dan Sikap Profesional.
Analisis Pelaksanaan dengan BMB3 (Prayitno, 2021)
Berpikir: Luas, Cerdas, dan Berasas (berdasarkan kebenaran).
Merasa: Secara Laras (lurus/sesuai kebenaran) dan Terkemas (tersusun rapi).
Bersikap: Dengan Mawas (perhatikan dengan teliti), Mawas Diri (perhatikan diri sendiri), dan Antar Lintas.
Bertindak: Berkualitas (sesuai nilai/norma/moral) dan Tangkas (mandiri, lancar, tepat).
Bertanggung Jawab: Sampai Tuntas (tidak setengah-setengah, sampai ke ketentuan tertinggi).
Definisi
(Kurniasih, 2017)
Definisi