Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
KETUHANAN: KAJIAN FILSAFAT, AGAMA-AGAMA, DAN AL-QUR’AN, Topik 4: Ketuhanan…
KETUHANAN: KAJIAN FILSAFAT, AGAMA-AGAMA, DAN AL-QUR’AN
-
Argumen Filsafat
Argumen Kosmologis, segala sesuatu memiliki sebab; alam semesta memiliki “sebab pertama” yaitu Tuhan.
Argumen Teologis,Alam semesta tertata rapi, menunjukkan adanya Perancang Cerdas.
Argumen Ontologis, Alam semesta tertata rapi, menunjukkan adanya Perancang Cerdas.
Argumen Moral, Nilai moral objektif mengindikasikan adanya Zat yang menetapkan moral: Tuhan
Tradisi Agama-Agama
Yahudi,Monoteisme ketat; Tuhan disebut Yahweh, bersifat personal dan berhubungan dengan Bani Israil.
Kristen, Memiliki konsep Trinitas: Bapa, Putra, Roh Kudus. Tuhan satu dalam tiga pribadi.
islam,Monoteisme mutlak (Tauhid). Allah Maha Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan, dan tiada sesuatu pun yang menyerupai-Nya.
Hindu, Memiliki banyak dewa (politeisme) dalam praktik, namun dalam filsafatnya cenderung monisme (Brahman sebagai Tuhan yang Absolut).
Budha, Tidak fokus pada Tuhan personal; lebih pada pencapaian pencerahan (nirwana).
Konfusianisme & Toisme, Lebih menekankan harmoni alam, moralitas, dan prinsip kosmik ketimbang Tuhan personal.
-
Topik 4: Ketuhanan: Kajian filsafat, agama-agama dan al-Qur’an