Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Proses Transaksi dan Sistem Pelaporan Keuangan, BELINDA AMANDA PUTRI -…
Proses Transaksi dan Sistem Pelaporan Keuangan
Sistem Akuntansi Berbasis Komputer
Batch Processing (Pemrosesan Kelompok)
Karakteristik
Cocok untuk sistem dengan frekuensi transaksi tinggi tetapi tidak mendesak.
Output (laporan, dokumen) dihasilkan setelah batch selesai diproses.
Biasanya digunakan untuk volume transaksi besar dan serupa, seperti penggajian, penagihan, atau pembelian.
Transaksi dikumpulkan terlebih dahulu, tidak langsung diproses saat terjadi.
kelebihan
kelebihan
Kekurangan
Tidak cocok untuk sistem yang memerlukan informasi langsung, seperti pemantauan stok real-time.
Data dan laporan tidak selalu up to date.
Cocok untuk transaksi rutin dan berulang.
Memungkinkan kontrol dan pengecekan sebelum pemrosesan dilakukan.
Efisien dalam penggunaan sumber daya komputer.
Real-Time Processing (Pemrosesan Langsung)
Karakteristik
Setiap transaksi langsung divalidasi dan diproses.
Output (dokumen, laporan) dapat dihasilkan saat itu juga.
Umumnya menggunakan sistem berbasis terminal atau jaringan online.
Memerlukan perangkat keras dan pengendalian internal yang lebih canggih.
Kelebihan
Informasi selalu akurat dan terkini.
Meningkatkan efisiensi operasional (misalnya dalam layanan pelanggan).
Dapat mendeteksi kesalahan atau kecurangan dengan lebih cepat.
Kekurangan
Biaya sistem lebih tinggi.
Risiko kesalahan atau gangguan sistem berdampak langsung pada data.
Membutuhkan keamanan, kontrol akses, dan backup yang kuat.
Pemrosesan Batch–Real-Time Campuran
contoh : Input transaksi dilakukan secara real-time, Namun pembaruan ke file master dilakukan secara batch pada akhir hari
Pengendalian dan Keamanan Data
Backup dan Recovery – membuat salinan file untuk mencegah kehilangan data akibat gangguan sistem.
Access Control – membatasi hak pengguna agar hanya bisa mengakses data sesuai kewenangannya.
Error Checking & Validation – memastikan data yang dimasukkan valid sebelum diproses.
Audit Trail Elektronik – mencatat semua aktivitas pengguna (siapa, kapan, dan apa yang diubah).
File Maintenance (Pemeliharaan File)
Menambah atau menghapus akun,
Memperbarui data pelanggan, pemasok, atau karyawan,
Melakukan rekonsiliasi data antar file.
rencana Backup Data dan Disaster Recovery Plan
Backup harian dan mingguan,
Penyimpanan backup di lokasi terpisah,
Pengujian rutin terhadap proses pemulihan data.
Siklus Transaksi
Siklus Konversi (Conversion Cycle)
Sistem Produksi (Production System)
Sistem Akuntansi Biaya (Cost Accounting System)
Siklus Pendapatan (Revenue Cycle)
Sistem Pemrosesan Pesanan Penjualan (Sales Order Processing)
Sistem Penerimaan Kas (Cash Receipts)
Siklus Pengeluaran (Expenditure Cycle)
perolehan bahan, properti, dan tenaga kerja sebagai imbalan atas kas
Sudut Pandang sistem
Komponen fisik: perolehan barang atau jasa
diproses oleh subsistem tersendiri
Sistem Pembelian / Utang Usaha (Purchases / Accounts Payable System)
Sistem Pengeluaran Kas (Cash Disbursement System)
Sistem Penggajian (Payroll System)
Sistem Aset Tetap (Fixed Asset System)
Komponen keuangan: pembayaran kepada pemasok.
Teknik Dokumentasi
Peran
Sebagai auditor, untuk menilai dan menguji sistem yang ada.
Sebagai perancang sistem (system designer), untuk memahami dan menggambarkan cara kerja sistem.
Data Flow Diagram (DFD)
Simbol
Entitas (Entities): sumber atau tujuan data (misalnya pelanggan, pemasok).
Proses (Processes): kegiatan yang mengubah data (misalnya Approve Sales Order).
Arus Data (Data Flows): menunjukkan perpindahan data antar proses dan entitas.
Penyimpanan Data (Data Stores): tempat data disimpan (seperti file transaksi atau file master).
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah menunjukkan hubungan antar entitas dalam sistem.
Simbol
Kotak (rectangle) → entitas.
Garis berlabel → hubungan antar entitas.
Kardinalitas (cardinality) → jumlah hubungan antar entitas (1:1, 1:M, M:M).
System Flowchart
Flowchart Aktivitas Manual
Menggambar manual
Melakukan wawancara dengan karyawan terkait proses.
Menuliskan langkah-langkah kegiatan.
Mentransformasikan informasi itu ke dalam simbol-simbol flowchart.
Aturan Dasar
Gunakan simbol standar (dokumen, proses manual, file, dll).
Semua simbol harus diberi label.
Gunakan panah untuk menunjukkan arah alur data.
Beri penjelasan tambahan bila diperlukan.
Kelompokkan aktivitas berdasarkan area fisik (misalnya departemen penjualan, kredit, gudang).
Flowchart Aktivitas Komputer
Simbol
Terminal → input/output data,
Disk atau tape → penyimpanan data,
Proses komputer → program yang dijalankan,
Garis real-time → koneksi jaringan online.
Program Flowchart
Record Layout Diagram
struktur internal dari suatu record dalam file atau tabel database.
Biasanya mencakup nama setiap kolom (field), tipe data, panjang karakter, dan kunci utama (key).
SImbol umum
Terminator (mulai/selesai),
Input/Output (membaca/menulis data),
Proses logis,
Keputusan (decision).
berupa
Sumber daya (resources) → kas, persediaan, kendaraan.
Peristiwa (events) → pembelian, penerimaan kas, pengiriman barang.
Agen (agents) → pelanggan, pemasok, karyawan.
Accounting Records
Sistem Manual
Catatan Tradisional
Dokumen
Dokumen sumber (Product Documents)
(Turnaround Documents)
Dokumen Produk (Source Documents)
Jurnal
Jurnal Khusus (Special Journals)
Jurnal Umum (General Journal)
Buku Besar
Buku Besar Umum
Buku Besar Pembantu
Sistem Berbasis Kompoter
4 jenis
File Transaksi
pesanan penjualan, penerimaan kas, atau pembelian persediaan.
contoh :
File Referensi
contoh
Tabel pajak penghasilan untuk menghitung potongan gaji,
Daftar harga untuk penagihan pelanggan,
Daftar pemasok yang sah,
Daftar pelanggan dan batas kredit mereka.
File Induk
buku besar umum dan buku besar pembantu
Contoh
File Arsip
contoh :
Data jurnal tahun sebelumnya,
Catatan penggajian periode lalu,
Daftar mantan karyawan,
Buku besar tahun-tahun sebelumnya.
Jejak Audit Digital
cara auditor menelusuri jejak setiap transaksi
Melalui struktur file ini, auditor dapat melacak setiap transaksi dengan cara:
Membandingkan saldo akun pengendali di laporan keuangan dengan saldo di master file.
Mencocokkan total buku besar pembantu dengan buku besar umum.
Menelusuri entri transaksi di archive file (jurnal digital).
Mengidentifikasi dokumen sumber yang mendasari setiap transaksi.
prroses pencatatan transaksi
Penagkapan data
Pembaruan Master File
Penyimpanan Arsip
Jejak Audit
Dalam proses audit, auditor dapat menelusuri:
Dari jurnal, auditor dapat menulusuri ke dokumen sumber (faktur penjualan)
Dan akhirnya ke dokumen sumber untuk memverifikasi kebenaran transaksi.
Angka dalam laporan keuangan → ke akun buku besar → ke buku besar pembantu,
General Ledger System and Financial Reporting System
GLS (General Ledger System): menerima dan merangkum data transaksi dari berbagai subsistem (penjualan, pembelian, penggajian, produksi).
Input Sistem Buku Besar
Sumber Otomatis: data dari sistem transaksi seperti penjualan, pembelian, dan penggajian.
Sumber Manual: entri jurnal penyesuaian, koreksi kesalahan, atau penutupan akun (melalui journal voucher).
Proses Sistem Buku besar
Mengumpulkan data transaksi.
Memeriksa validitas dan kelengkapan data.
Melakukan posting ke akun buku besar.
Menyusun neraca saldo (trial balance).
Menyediakan data untuk sistem pelaporan keuangan (FRS).
Output sistem buku besar
Laporan Keuangan Dasar,
Seperti neraca, laporan laba rugi, arus kas, dan perubahan ekuitas.
Laporan Manajerial
, Seperti laporan anggaran, analisis varian, laporan departemen, atau laporan biaya produksi.
Laporan Pajak dan Kepatuhan
, Termasuk laporan pajak penghasilan, PPN, atau laporan ke lembaga regulator
Laporan Internal Kontrol,
Digunakan untuk rekonsiliasi dan audit internal.
Peran Kontrol dan Audit Trail dalam GLS
Otorisasi Entri Manual – setiap entri jurnal harus disetujui oleh pihak berwenang.
Validasi Otomatis – sistem memastikan debit dan kredit seimbang sebelum posting.
Audit Trail Digital – mencatat siapa yang membuat atau mengubah entri, kapan dilakukan, dan dari mana asal data.
Proteksi Akses Data – hanya personel tertentu yang dapat mengubah akun atau membuat laporan keuangan resmi.
FRS (Financial Reporting System): menggunakan data dari GLS untuk menyusun laporan keuangan.
Proses Utama
Pemilihan Data – sistem menarik data yang relevan dari buku besar.
Pemrosesan – sistem melakukan klasifikasi, perhitungan, dan format laporan.
Penyajian Laporan – laporan disusun dalam bentuk yang sesuai standar akuntansi (GAAP/IFRS).
Distribusi – laporan dapat dikirim ke manajemen, investor, auditor, dan otoritas pemerintah.
Hubungan GLS dan FRS dengan Pengguna Akhir
Pihak Internal ( Manajemen)
Pihak Ekternal (Investor, Kreditor, Pemerintah
Electronic Financial Reporting
Definisi
Transformasi dari pelaporan berbasis kertas ke digital.
Memungkinkan data keuangan dibagikan dan dianalisis secara elektronik.
Menggunakan standar XBRL (Extensible Business Reporting Language).
Proses Pelaporan
Sistem akuntansi menghasilkan data keuangan.
Data diberi tag digital berdasarkan taksonomi.
Dibentuk menjadi file XBRL (.xml).
File dikirim ke otoritas (BEI, OJK, pemerintah, investor).
Data dapat diunduh dan dianalisis otomatis.
Manfaat
Efisiensi waktu dan biaya pelaporan.
Konsistensi dan akurasi data.
Kemudahan akses bagi investor dan regulator.
Analisis otomatis dan cepat.
Transparansi yang lebih tinggi.
Komponen
Taksonomi
Kamus istilah akuntansi digital.
Menjelaskan arti setiap item laporan keuangan (Assets, Liabilities, Revenue, dsb).
Disesuaikan dengan standar akuntansi nasional/internasional.
Instance Dokumen
File laporan keuangan aktual yang telah diberi tag XBRL.
Berisi data keuangan spesifik untuk suatu periode.
Dapat dibaca langsung oleh sistem komputer.
Tujuan
Meningkatkan efisiensi pelaporan.
Mengurangi kesalahan input data.
Menyediakan data yang mudah dianalisis dan dibandingkan.
Memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan.
Komponen
Instance Document
File laporan keuangan aktual yang telah diberi tag XBRL.
Berisi data keuangan spesifik untuk suatu periode.
Dapat dibaca langsung oleh sistem komputer
Taksonomi
Kamus istilah akuntansi digital.
Menjelaskan arti setiap item laporan keuangan (Assets, Liabilities, Revenue, dsb).
Disesuaikan dengan standar akuntansi nasional/internasional.
Proses Pelaporan
BELINDA AMANDA PUTRI
20222419
4EB08
https://coggle.it/diagram/aQcDF4MU2FNA56NT/t/-