Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Bakteri Patogen Pada Kulit dan Mata - Coggle Diagram
Bakteri Patogen Pada Kulit dan Mata
Staphylococcus aureus
Morfologi
bentuk
kokus (bulat) diameter 0,7-1,2 mikrometer
susunan
berkelompok menyerupai buah anggur
Gram
Gram positif, berwarna ungu
motilitas dan spora
nonmotil dan tidak berspora
pigmen
kuning keemasan
Fisiologi
oksigen
fakultatif anaerob
suhu optimal
37 derajat celcius
enzim
katalase positif
menguraikan H2O
Koagulase positif
menggumpalkan plasma dan menghambat fagositosis
hemolisis
hemolitik pada agar darah
habitat
hidung, mulut, kulit, mata, jari, usus, hati, kulit lembap (sementara)
Staphylococcus epidermis
morfologi
warna koloni
putih hingga kuning pucat
motilitas dan spora
nonmotil dan tidak membentuk spora
susunan koloni
menyerupai buah anggur
struktur antigenik
tidak memiliki protein A pada dinding sel
bentuk dan gram
kokus, gram positif, berukuran 0,5-1,5 mikrometer
fisiologi
toleransi garam
tumbuh baik pada NaCl 1-15%
fermentasi
tidak meragi manitol, tetapi dapat meragi laktosa
suhu optimal
37 derajat celcius
habitat
flora normal pada kulit, hidung, mukosa manusia
oksigen
anaerob fakultatif
enzim
katalase positif
Chlamydia trachomatis
morfologi
metabolisme
anaerob
bentuk
umumnya bulat atau seperti batang
ukuran
0,2-1 mikron
struktur inklusi
badan inklusi intrasitoplasma yang padat dan mengandung glikogen
gram
gram negatif
fisiologi
genetika
memiliki plasmid
penyakit yang ditimbulkan
pneumonitis pada tikus
sensitivitas
peka terhadap sulfonamida
habitat
flora normal pada kulit, hidung, mukosa manusia
reproduksi
binnary fission
enzim
katalase positif
Streptococcus pyogenes
morfologi dan fisiologi
sifat
anaerob fakultatif
bentuk
kokus
ukuran
0,5-1 mikron
motilitas
nonmotil
gram
gram positif
Pseudomonas aeruginosa
Morfologi
tidak membentuk spora
motil
gram negatif
koloni di agar darah menunjukkan hemolisis zona bening
flagel polar monotrikus
Fisiologi
nonfermentatif pada glukosa
membentuk biofilm
mampu hidup pada kondisi nutrisi minim
Obligat aerob
tumbuh optimal pada 37 - 42 derajat celcius
Propionibacterium acnes
Morfologi
tidak membentuk spora, nonmotil
koloni pada agar darah halus, putih keabu-abuan, dapat menyebabkan hemolisis ringan
gram positif, basilus kecil, kadang seperti kokus
dinding sel kaya lipid
anaerob fakultatif
Fisiologi
flora normal kulit, terutama di wajah, punggung, dan dada
dapat berperan dalam menjaga keseimbangan mikrobiota kulit
menghasilkan asam propionat dari fermentasi gliserol
pH netral, kondisi anaerob
tumbuh optimal pada 30 - 37 derajat celcius