Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Depresi - Coggle Diagram
Depresi
Faktor biologis
-
-
-
-
-
Faktor psikologis
-
-
Kehilangan, trauma masa kecil, atau konflik interpersonal yang belum terselesaikan.
-
-
-
Referensi
American Psychiatric Association. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5), 2013.
Sadock, B. J., Sadock, V. A., & Ruiz, P.
Kaplan & Sadock’s Synopsis of Psychiatry. 12th Edition. Wolters Kluwer, 2023.
Stahl, S. M.
Stahl’s Essential Psychopharmacology: Neuroscientific Basis and Practical Applications. 5th Edition. Cambridge University Press, 2021.
Gejala Mayor
Mood depresif → perasaan sedih, murung, kosong hampir sepanjang hari.
-
-
-
Edukasi
Depresi dapat diobati, bukan kelemahan pribadi.
Minum obat teratur, jangan hentikan tanpa petunjuk dokter.
Efek obat muncul 2–4 minggu, jadi tetap sabar dan patuh.
-
Terapkan gaya hidup sehat: tidur cukup, olahraga, hindari alkohol.
-
Prognosis
-
Kekambuhan dapat terjadi, terutama jika pengobatan dihentikan terlalu cepat.
Dengan terapi yang tepat dan dukungan sosial, prognosis umumnya baik.
Depresi berat yang tidak diobati dapat menyebabkan disfungsi sosial, pekerjaan, dan risiko bunuh diri meningkat.
Faktor risiko
-
• Peristiwa stres / trauma hidup (kematian, konflik, kehilangan)
-
-
-
-
Patofisiologi
Stress kronis -> ↑ HPA Axis → ↑ Kortisol -> ↓ Serotonin / Norepinefrin / Dopamin -> ↓ BDNF → ↓ Neurogenesis (Hippocampus) -> Perubahan Limbik & Prefrontal Cortex -> Gangguan Emosi & Motivasi -> GEJALA DEPRESI
Kriteria diagnosis
≥ 5 gejala selama ≥ 2 minggu, salah satunya harus:
Mood depresif, atau Kehilangan minat/kesenangan (anhedonia)
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Tatalaksana
Farmakoterapi
SSRI (Selective Serotonin Reuptake Inhibitor) Sertraline: dosis awal 50 mg/hari, terapi 50–200 mg/hari
TCA (Tricyclic Antidepressant) Amitriptyline: dosis awal 25–50 mg/hari, terapi 75–150 mg/hari
Psikoterapi
-
Bila depresi berat dengan risiko bunuh diri tinggi, dapat diberikan ECT (Electroconvulsive Therapy)
Depresi (disorder mood) adalah gangguan mood yang ditandai oleh perasaan sedih yang menetap dan hilangnya minat atau kesenangan dalam aktivitas sehari-hari. Bukan sekadar sedih biasa, gejalanya cukup berat, berlangsung minimal 2 minggu, dan mempengaruhi fungsi sosial / pekerjaan / kehidupan sehari-hari.