Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
POLITIK PENDIDIKAN - Coggle Diagram
POLITIK PENDIDIKAN
Pemangku Kepentingan
Pemerintah & Politisi
Birokrat Pendidikan
Birokrat Pendidikan
Orang Tua & Komite Sekolah
Pengusaha & Industri
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) & Aktivis.
Isu Utama dalam Politik Pendidikan
Kurikulum dan Ideologi
Konten mata pelajaran
Pilihan bahasa pengantar
Standar dan pengujian nasional
Pendanaan dan Sumber Daya
Alokasi anggaran antara sekolah negeri dan swasta
Kesetaraan pendanaan antara daerah kaya dan miskin
Struktur dan Pemerintahan
Sentralisasi vs. Desentralisasi pendidikan
Privatisasi/Komersialisasi pendidikan
Akses dan Kesetaraan
Pendidikan untuk kelompok minoritas atau terpinggirkan
Kebijakan afirmasi atau diskriminasi positif.
Contoh Nyata (Studi Kasus)
Penghapusan/Perubahan Ujian Nasional (UN)
Implikasi: Perubahan fokus penilaian, munculnya Asesmen Nasional
Kebijakan Zonasi Sekolah (PPDB)
Isu: Upaya pemerataan kualitas sekolah dan menghapus school segregation.
Reformasi Kurikulum (Contoh: Kurikulum Merdeka)
Isu: Pergeseran paradigma pendidikan, dari konten padat ke pengembangan karakter dan kompetensi.
Pengaruh Serikat Guru
Dampak: Mempengaruhi alokasi anggaran dan kebijakan manajemen guru
Implikasi Politik Pendidikan
Implikasi pada Kesetaraan dan Keadilan (Equity
Standardisasi Kurikulum
Netralitas vs. Intervens
Implikasi pada Kualitas dan Efisiensi
Memperburuk Kesenjangan
Meningkatkan Mobilitas Sosial:
Implikasi pada Demokratisasi dan Kewarganegaraan
Pembentukan Warga Negara
Partisipasi Publik
Area Politik
Makro
Pemerintah Pusat/Nasional
Meso
Pemerintah Daerah/Provinsi/Kota (Dinas Pendidikan, Dewan Sekolah)
Mikro
Tingkat Sekolah (Kepala Sekolah, Guru, Komite Sekolah)
DEFINISI
Studi tentang bagaimana kekuasaan, otoritas, pengambilan keputusan, dan ideologi memengaruhi sistem pendidikan, kebijakan, dan praktik di semua tingkatan (lokal, nasional, global).
Mencakup pembuatan kebijakan, implementasi, dan evaluasi program pendidikan.
FOKUS
Memahami siapa yang mendapatkan apa, mengapa, dan bagaimana dalam proses pendidikan