Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
BAHASA DAERAH …
BAHASA DAERAH
Annisa A.L / 15 / J23
KETERAMPILAN BASA JAWA
Pendahuluan
Basa Jawa merupakan salah satu wujud kebudayaan Jawa.
Keterampilan berbahasa menjadi salah satu sarana untuk berkomunikasi.
Ada empat keterampilan utama yang harus dikuasai, yakni: menyimak, membaca, berbicara, dan menulis.
Bahasa Jawa muatan lokal wajib SD (Jateng, DIY, Jatim)
Penilaian fokus pada proses & hasil, bukan sekadar hafalan
Aspek keterampilan basa jawa
Kosa kata dasar
Ungkapan sehari-hari
Mendengakan dan berbicara
Pengenalan Aksara Jawa dasar
Keterampilan menyimak dan berbicara
Unggah-ungguh bahasa
Kesenian dan budaya Jawa
Keterampilan
Menyimak: memahami isi wacana, dongeng, pidato, tembang
Membaca: teks berbahasa Jawa (aksara Latin & Jawa), geguritan, cerkak
Berbicara: menyampaikan gagasan, dialog sederhana, tata krama bahasa
Menulis: gagasan dalam huruf Latin & Jawa, kosakata, kalimat sederhana
Pembiasaan Bahasa Jawa
Doa awal & akhir pelajaran
Aba-aba dalam pembelajaran
Tata cara izin di kelas (masuk/keluar)
Unggah ungguh basa
Ngoko Lugu: basane ngoko kabeh ora kecampuran krama utawa krama inggil.
Ngoko Alus: basane ngoko kecampuran krama inggil (tumrap wong sing diajeni).
Krama Lugu: basa krama kabeh (yen ana kramane) ora dicampuri krama inggil.
Krama Alus: basane krama kecampuran krama inggil (tumrap wong sing diajeni).
Penerapan
NL: Aku mau wis mangan, kowe wis mangan apa durung?
KA: Aku mau wis mangan, panjenengan wis dhahar apa durung?
KL: Kula wau sampun nedha, sampeyan sampun nedha menapa dereng?
KA: Kula wau sampun nedha, panjenengan sampun dhahar menapa dereng
Hubungan antar keterampilan
Menyimak → dasar membaca & berbicara
Membaca → sumber ide berbicara & menulis
Berbicara → praktik ekspresi gagasan
Menulis → bukti karya nyata
Pentingnya Keterampilan Bahasa Jawa
Menjaga budaya
Menambah kemampuan komunikasi
Mengolah budi dan rasa
Sarana pewarisan budaya
PENILAIAN BASA JAWA
Contoh Lagu
Gundhul-Gundhul Pacul
Gajah-Gajah
Cublak-Cublak Suweng
Nyata Kowe Wasis
Ngudi Kapinteran
Ngantuk
Dhendheng Kenthing
Prinsip Penilaian Kurikulum Merdeka
Autentik (sesuai konteks nyata)
Berkelanjutan (proses & hasil)
Holistik (sikap, pengetahuan, keterampilan)
Berorientasi Profil Lulusan
Mendorong deep learning
Ranah Penilaian
Sikap/Afektif: unggah-ungguh basa, hormat guru, tanggung jawab, disiplin
Pengetahuan: kosakata, tata basa, tembang, aksara Jawa, cerita rakyat
Keterampilan: menyimak tembang/dongeng, berbicara basa krama, membaca & menulis aksara Jawa, nembang macapat
Jenis Penilaian (Asesmen)
Formatif awal: pengamatan, wawancara, tes
Formatif proses: pengamatan, asesmen diri, antar teman
Sumatif: tes, produk, unjuk kerja, portofolio, penugasan
Teknik Penilaian
Tes tertulis: pilihan ganda, uraian
Tes lisan: dialog, membaca tembang
Unjuk kerja: menulis aksara Jawa, nembang
Proyek: poster, video percakapan Jawa
Portofolio: kumpulan karya siswa
Contoh Penilaian Deep Learning
Materi menyimak tembang Macapat
Diskusi makna moral tembang
Menghubungkan nilai tembang dengan kehidupan sehari-harii
Penilaian kemampuan menangkap isi tembang, refleksi pribadi, presentasi hasil pemikiran
Instrumen Penilaian Dimensi Profil Lulusan
Beriman & berakhlak mulia (sopan santun basa)
Berkebinekaan global (bangga budaya Jawa)
Gotong royong (kerja kelompok proyek bahasa Jawa)
Mandiri (latihan menulis/maca aksara Jawa)
Bernalar kritis (analisis makna tembang/paribasan)
Kreatif (membuat karya bahasa Jawa: puisi, poster, video)