Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Sindrom Metabolik, Adeniran AA. Nursing interventions for people living…
Sindrom Metabolik
Tatalaksana
- Perubahan gaya hidup/ Gaya hidup sehat
- Aktivitas fisik
- Regulasi stress
- Oral antidiabetic drugs (OADs)/ Terapi insulin/Basal Insulin
- Obat antihipertensi
Etiologi
- Obesitas atau kondisi ketidakseimbangan energi
- Usia
- Genetika
- Gaya hidup
Manifestasi klinis
- Lingkar perut membesar/ Perut membuncit
- Frekuensi buang air kecil meningkat
- Tubuh mudah lelah
- Sering merasa haus
- Sesak nafas
- Sakit kepala
Epidemiologi
Sindroma metabolik memiliki perkiraan prevalensi 17-32% pada populasi umum, yang menunjukkan bahwa hampir seperempat orang dewasa di seluruh dunia terpengaruh dan prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia
-
Komplikasi
- Penyakit jantung/ Aterosklerosis
- Stroke
- Diabetes Mellitus
- Osteoarthritis/ Gout
- Penyakit hati steatotik terkait disfungsi metabolik
Patofisiologi
Didasari oleh 3 mekanisme utama:
- Resistensi insulin
- Aktivasi neurohormonal
- Inflamasi kronis
Ketiganya akan berkontribusi meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan merupakan pemicu yang paling dominan untuk terjadinya ketiga kondisi tersebut adalah obesitas atau intake kalori yang cukup tinggi
Definisi
Sekelompok kondisi yang muncul akibat peningkatan resistensi insulin dan kelainan deposisi lemak. Sindrom metabolik terdiri dari dislipidemia aterogenik, resistensi insulin dan peningkatan gula darah, peningkatan tekanan darah, kondisi protrombotik, dan kondisi proinflamasi
- Adeniran AA. Nursing interventions for people living with metabolic syndrome: A literature review. JAMK.2022: 1-50.
- Mohamed SM, Shalaby MA, El-Shiekh RA, et al. Metabolic syndrome: risk factors, diagnosis, pathogenesis, and management with natural approaches. 2023; 3: 1-14.
3.Fahed G, Aoun L, Bou Zerdan M, et al. Metabolic syndrome: Updates on pathophysiology and management in 2021. Int J Mol Sci.2022; 23(2):786.