Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Keanekaragaman Hayati, Keanekaragaman sandang, Sebagai sumber papan -…
Keanekaragaman Hayati
Tingkatan Keanekaragaman
Keanekaragaman Gen
Perbedaan suatu spesies mahluk hidup dengan lainnya
Keanekaragaman Spesies
Perbedaan suatu spesies pada tempat letak hidupnya
Keanekaragaman Ekosistem
Berbagai kelompok spesies yang beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya
Tipe Ekosistem
Akuatik
Ekosistem yang spesiesnya hidup didalam/disekitar perairan
Plankton
Dapat berpindah dengan arus air, terdiri atas fitoplankton dan zooplankton seperti protozoa
Nekton
Organisme yang aktif berenang, seperti ikan dan katak
Neuston
Mengapung di atas permukaan air, seperti teratai dan eceng gondok
Bentos
Organisme yang hidup di dasar perairan, seperti udang dan kepiting
Perifiton
Organisme yang melekat pada organisme lain, seperti ganggang dan siput
Ekosistem darat
Daratan yang luas dan biasa disebut dengan bioma
Hutan Hujan Tropis
Curah hujan 200-450 cm/rahun
Memiliki suhu 21-30 °C
Pohon pohon tumbuh subur dan bisa mencapai 55 m
Sabana
Padang rumput yang diselingi pepohonan di daerah tropis
curah hujan 90-150 cm/tahun
Padang rumput
Curah hujan 25-50cm/tahun
Rumput subur tingginya mencapai 3 m
Jika curah hujan rendah tinggi rumput tidak akan maksimal
Gurun
Curah hujan kurang dari 25cm/tahun
-Tanah tandus
Kecepatan evaporasi yang tinggi
Suhu siang bisa mencapai 60°C dan malamnya bisa 0°C
Hutan gugur
Curah hujan mencapai 75-100 cm/tahun
Mengalami musim panas,semi,dingin, dan gugur
Taiga
Berada di antara daerah subtropis dan kutub
Tumbuhan ini mengalami musim dingin
Tumbuhan yang mendominasi bioma ini berdaun jarum
Tundra
Bioma yabg paling dingin diantara yang lainnya
Terdapat tundra artik dan alpin
Tundra artik berada di daerah kutub
Tundra Alpin berada di puncak gunung
Keanekaragaman Hayati Indonesia
Penyebaran keanekaragaman hayati Indonesia
Penyebaran Flora
Termasuk kedalam flora kawasan Malesiana. Terbagi atas flora dataran sunda, sahul, dan tengah.
Menurut ketinggian, terbagi menjadi:
Ketinggian 0-650 m, daerah dataran rendah pantai dan hutan mangrove, ditumbuhi tanaman seperti padi dan kelapa sawit
Ketinggian 650-1500 m, ditumbuhi tanaman seperti kopi dan teh
Ketinggian 1500-2500 m, ditumbuhi tanaman seperti anggrek tanah dan cemara gunung
diatas 2500 m, ditumbuhi tanaman seperti lumut dan bunga edelweiss
Penyebaran Fauna
Kawasan bagian barat
Meliputi Sumatra, Jawa, Kalimantan, san Bali. Contoh jenis fauna kawasan ini adalah harimau, macan, gajah, badak jawa, dan banteng
Kawasan Peralihan (Tengah)
Meliputi Sulawesi, Maluku, Sumbawa, Sumba, Lombok, dan Timor. Daerah ini memiliki peluang percampuran fauna oriental dan australis. Contoh jenis fauna peralihan adalah komodo, babi rusa, maleo, duyung, kuskus beruang, dan kakatua putih.
Kawasan bagian Timur
Terdiri atas Papua dan pulau kecil disekitarnya. Contoh jenis fauna kawasan ini adalah kanguru, walabi kecil, burung kasuari gelambir ganda, dan kakatua raja
Fungsi dan manfaat keanekaragaman hayati Indonesia
Sebagai sumber pangan
Makanan pokok :
Padi
Jagung
Tanaman penghasil buah :
Jeruk
Mengkudu
Tanaman Penghasil Sayur :
Sawi
Kangkung
Hewani :
Sapi
Udang
Sebagai sumber obat obatan
Buah merah untuk mengobati kanker, kolestrol, dan diabetes
Mengkudu untuk menurunkan darah tinggi
Kina digunakan kulitnya untuk malaria
Selain tumbuhan ada juga henis hewan yang digunakan sebagai obat, contohnya madu dari kebah
Sebagai sumber kosmetik
Bunga mawar, melati, cendana, kenanga, dan kemuning digunakan untuk parfum.
Kemuning, Bengkuang, Alpukat, dan beras digunakan sebagai lulur untuk menghaluskan kulit
orang aring,, pandan, minyak kelapa, dan lidah buaya digunakan sebagai pelumas dan menghitamkan rambut
Sebagai aspek budaya
Budaya nyekar adat Jawa menggunakan mawar, kenanga, kantil, dan melati
Upacara kematian Toraja menggunakan limau, daun kelapa, pisang dan rempah untuk memandikan jenazah
Upacara ngaben menggunakan 39 jenis tumbuhan yang mengandung minyak Astri yang harum seperti kenanga, melati, cempaka, pandan, sirih, dan cendana
Tebu hitam dan kelapa gading untuk menghanyutkan abu jenazah ke sungai
menggunakan hewan ternak seperti sapi dan kambing untuk kurban
Umat Nasrani menggunakan Cemara saat natal
Sumber plasma Nutfah
Plasma Nutfah (Sumber daya genetik) adalah bagian tubuh hewan, tumbuhan dan mikroorganisme dengan fungsi mewariskan sifat. Plasma Nutfah berguna untuk merakit varietas unggul suatu spesies. Plasma Nutfah mempertahankan mutu sifat dari suatu organisme dari generasi ke generasi. Contohnya Rojolele mewariskan sifat pulen dan enak dari generasi ke generasi.
Keanekaragaman sandang
Rami, kapas, pisang hutan, sisal, enaf, dan jute seratnya dimanfaatkan untuk kain/bahan pakaian
Labu air dimanfaatkan untuk membuat koteka laki laki (Papua) sementara wanita menggunakan wen dan kem
Ulat sutera untuk membuat kain bernilai tinggi
Kulit sapi dan kambing untuk membuat jaket
Kulit sapi untuk membuat sepatu
Bulu burung untuk aksesoris pakaian
Sebagai sumber papan
Rumah di Indonesia menggunakan kayu sebagai bahan utama membuat rumah. Dimanfaatkan untuk membuat jendela, pintu, tiang, dan atap. Contoh kayu yang digunakan seperti jati, kelapa, nangka, Meranti, rasamala, dan bambu.di Timor dan alor, daun lontar dan grbang dipakai untuk atap dan dinding rumah.