Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Keanekaragaman Hayati, A. Tingkat Keanekaragaman Hayati - Coggle Diagram
Keanekaragaman Hayati
A. Tingkat Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman Spesies
Perbedaan yang dapat ditemukan pada komunitas atau kelompok berbagai spesies yang hidup disuatu Tempat. Disini ada ada Contoh dan pengelompokkan hewan dan tumbuhan. Meskipun masing-masing dari mereka memiliki ciri fisik yang berbeda, namun mereka ini berbeda spesies.
Contohnya: di suatu halaman, terdapat pohon mangga, kelapa, jeruk, rambutan, bunga mawar, melati, cempaka, jahe, kunyit, burung, kumbang, lebah, semut, kupu-kupu dan cacing.
Kelompok Palem (Palmae) seperti Pinang (Areca catechu), Kelapa(Cocos nucifera), Aren(Arenga pinnata, dan Sawit(Elaeis guineensis).
Kelompok Genus Panthera Terdiri atas Harimau(Panthera tigris), Singa(Panthera leo), Macan tutul(Panthera pardus), Jaguar(Panthera onca)
Keanekaragaman Ekosistem
Ekosistem terbentuk karena berbagai kelompok spesies menyesuaikan diri dengan lingkungannya, kemudia terjadi hubungan yang saling memengaruhi antara satu spesies dan spesies lain serta antara spesies dan lingkungan abiotik tempat hidupnya, misalnya suhu, udara, air, tanah, kelembapan, cahaya matahari, dan mineral.
Variasi Ekosistem
Ekosistem Buatan
Sawah, ladang, dan kebun
Ekosistem Alam
Hutan, rawa, terumbu karang, laut dalam, padang lamun, (antara terumbu karang dan mangrove), mangrove (Hutan bakau), pantai pasir, pantai batu, estuari (muara sungai), danau, sungai, padang pasir, padang rumput
Keanekaragaman Organisme
Hutan Hujan Tropis
Misalnya diisi pohon-pohon tinggi berkanopi (seperti meranti,dan rasamala), rotan, anggrek, paku-pakuan, burung, harimau, monyet, orang utan, kambing hutan, ular, rusa, dan berbagai jenis serangga lainnya.
Keanekaragaman ekosistem disuatu wilayah
Ditentukan oleh berbagai faktor, antara lain posisi tempat berdasarkan garis lintang, ketinggian tempat berdasarkan garis lintang, ketinggian tempat, iklim, cahaya matahari, kelembapan, suhu, dan kondisi tanah.
Keanekaragaman Gen
Variasi atau Perbedaan gen yang terjadi dalam suatu jenis atau spesies mahluk hidup
Contoh: Durian (Durio zibethinus) ada yang berkulit tebal, berkulit tipis, berdaging buah tebal, berdaging buah tipis, berbiji besar, berbiji kecil.
Peningkatan Keanekaragaman Gen
Hibridasi
(Perkawinan Silang) Antara Organisme satu spesies yang berbeda sifat)
Domestikasi
(Budidaya hewan atau tumbuhan liar oleh manusia)
Contoh: Hibrisidasi Tanaman Anggrek untuk mendapatkan bunga anggrek dengan warna beraneka ragam, hibrisidasi sapi fries holland dengan sapi bali, dan hibrisidasi berbagai jenis tanaman atau hewan tertentu dengan spesies liar untuk mendapatkan jenis yang tahan terhadap penyakit
Varietas/Ras
Proses hibrisidasi, akan diperoleh sifat genetika baru dari organisme-organisme pada satu spesies
C. Keanekaragaman Hayati Indonesia
Penyebaran Keanekaragaman Hayati di Indonesia.
Kekayaan Flora, Fauna, Dan Mikroorganisme di Indonesia
44% Endemik Reptilia (Lebih dari 600 Spesies), 28% dan 1.603 Spesies Endemik Burung, Endemik Amphibia (270 Spesies), dan Hutan Hutan indonesia yang di kenal memiliki 400 spesies pohon yang ekonomis.
Indonesia memiliki banyak spesies endemik berjumlah tertinggi di dunia. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pulau yang terisolasi dalam waktu yang cukup lama sehingga perlahan-lahan muncul spesies lokal yang unik, dan dikenal sebagai Endemik.
Indonesia Dikenal memiliki banyak kekayaan Flora dan Fauna walaupun luas daratan hanya 1,3% wilayah daratan. Indonesia menempati pertama kekayaan dunia dalam spesies Mammalia (646 Spesies dan 36% Endemik)
Penyebaran flora Indonesia
Dataran Sahul
Sagu (Metroxylon sagu)
Tumbuhan yang berfamili Myristicaeae, Contoh: tanaman Myristica fragrans.
Dataran Sunda
Tumbuhan Famili Nepenthaceae, Contoh Tanaman: Kantong Semar (Nepenthes gymnamphora).
Tanaman Pemangsa Serangga
Tumbuhan Famili Dipterocarpaceae, Contoh tanaman: Pohon Keruing (Dipterocarpaceae applanatus)
Sering digunakan untuk bahan bangunan.
Kawasan Wallacea, antara lain leda (Eucalyptus deglupta
antara lain leda (Eucalyptus deglupta) yang Memiliki batang warna-warni
Fungsi Dan Manfaat keanekaragaman Hayati di indonesia
Sebagai Sumber Kosmetik
Sebagai Sumber Papan
Sebagai Sumber Pangan
Sebagai Sumber Obat-Obatan
Sebagai Aspek Budaya
Sebagai Plasma Nutfah
Penyebaran Fauna Indonesia
Garis Wallace/Garis bagian Barat
Alfred Russel Wallace (Ahli Zoologi berkebangsaan inggris)
Fauna Kawasan Indonesia bagian barat, antara lain Harimau, Macan Tutul atau leopard, Gajah, Badak jawa, Banteng, Orang utan, wau-wau, lutung kasarung, beruang madu, merak hijau, dan burung jalak bali
Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan Bali
Garis Weber/Kawasan Peralihan
Max Carl Willhelm Weber (Ahli berkebangsaan Jerman)
Fauna Kawasan Indonesia Kawasan Peralihan, Antara Lain Anoa Pegunungan, Anoa Dataran, Komodo, Babi rusa, maleo, Duyung, kuskus beruang, burung rangkong, kupu-kupu, soa-soa, Kakatua putih berjambul merah.
Sulawesi, Maluku, Sumbawa, Sumba, Lombok, Dan Timor
Garis Lydekker/Kawasan Indonesia bagian timur
Papua dan Pulau-pulau kecil disekitarnya
Kanguru pohon, Walabi Kecil, kasuari, burung kakatua raja, Burung Cendrawasih, Kasturi raja, Kupu-kupu sayap Burung, Ular Sanca Hijau, dan Buaya Irian.
B. Tipe Ekosistem
Ekosistem Akuatik
Ekosistem yang komponennya sebagian besar terdiri atas air
Bentos
Organisme yang berada pada dasar permukaan air, misalnya Udang, Kepiting, dan Ganggang.
Nekton
Organisme Yang bergerak secara aktif (Berenang), Misalnya Ikan dan Katak.
Neuston
Organisme yang mengapung di permukaan air, misalnya serangga air, teratai, eceng gondok, dan ganggang
Perifiton
Organisme yang melekat pada organisme lain, misalnya ganggang dan Siput.
Plankton
Organisme yang dapat bergerak secara pasif yaitu mengikuti Arus permukaan air, Misalnya Fitoplankton Dan Zooplankton
Ekosistem Darat
Ekosistem darat dapat meliputi area yang sangat luas yang disebut bioma. Terdapat tujuh macam bioma pada bumi yaitu, hutan hujan tropis, savana, padang rumput, gurun, Hutan gugur, Taiga, dan Tundra.
Hutan Hujan Tropis
Terdapat Di wilayah Khatulistiwa, Misalnya di lembah sungai Amazon, Lembah Sungai Kongo, Amerika Selatan, dan Asia tenggara (Indonesia, Thailand, dan Malaysia). Curah Hujan sangat tinggi, antara 200-450 Cm/Tahun dan Matahari Bersinar sepanjang Tahun Dengan Suhu Lingkungan antara 21-30 Derajat Celcius
Taiga
Terdapat di daerah Antara Subtropis dan kutub, misalnya Amerika Utara, Alaska, Semenanjung Skandinavia, dan Rusia. Bioma ini juga terdapat di pegunungan Beriklim dingin
Tundra
Bioma paling dingin, Dibedakan menjadi 2 bioma Yaitu Tundra Arktik dan Tundra Alpin. Tundra Arktik Terdapat pada Siberia, Kanada, dan Finlandia. Tanahnya ditutupi oleh salju yang mencair pada Musim Panas. Sedangkan Tundra Alpin Terdapat di puncak Wijaya, Papua, Vegetasi tundra alpin didominasi rumput Alang-alang, Perdu, Lumut daun, dan liken.
Padang rumput
Terdapat didaerah tropis hingga beriklim sedang, misalnya di Amerika Selatan, Australia, Hungaria, Dan Rusia Selatan. Curah Hujan Rata-rata 25-50 Cm pertahun, Hujan tidak teratur, dan Hujan Curah tinggi biasanya memilik rumput yang subur Hingga tingginya mencapai 3M misalnya bluestem grasses.
Savana
Di Daerah tropis, dengan curah Hujan 90-150 Cm/tahun, misalnya di Kenya (Afrika), Australia utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Savana di bedakan menjadi 2 yaitu Savana Murni dan Savana Campuran.
Gurun
Padang luas yang tandus karena hujan sangat jarang turun di daerah tersebut. Contohnya, Gurun gobi di Asia dan Gurun Sahara di Afrika. Curah Hujan sangat rendah, Kurang dari 25 Cm/Tahun, Keadaan tanah sangat tandus dan tidak dapat menyimpan air, Kecepatan Evaporasi (penguapan) sangat tinggi, Kelembapan Udara sangat rendah, dan Suhu lingkungan dibeberapa gurun bisa sangat panas, dengan suhu disiang hari mencapai 60 Derajat Celcius sedangkan malam hari 0 Derajat Celcius
Hutan Gugur
Terdapat di daerah yang mengalami empat musim (Panas, Semi, dingin, dan gugur). Misalnya dibagian Amerika Serikat, bagian timur, Chili, Eropa barat, dan Asia timur. Curuh Hujan Bioma ini biasanya mencapai 75-100 Cm/Tahun.
A. Tingkat Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman Spesies
Perbedaan yang dapat ditemukan pada komunitas atau kelompok berbagai spesies yang hidup disuatu Tempat. Disini ada ada Contoh dan pengelompokkan hewan dan tumbuhan. Meskipun masing-masing dari mereka memiliki ciri fisik yang berbeda, namun mereka ini berbeda spesies.
Contohnya: di suatu halaman, terdapat pohon mangga, kelapa, jeruk, rambutan, bunga mawar, melati, cempaka, jahe, kunyit, burung, kumbang, lebah, semut, kupu-kupu dan cacing.
Kelompok Palem (Palmae) seperti Pinang (Areca catechu), Kelapa(Cocos nucifera), Aren(Arenga pinnata, dan Sawit(Elaeis guineensis).
Kelompok Genus Panthera Terdiri atas Harimau(Panthera tigris), Singa(Panthera leo), Macan tutul(Panthera pardus), Jaguar(Panthera onca)
Keanekaragaman Ekosistem
Ekosistem terbentuk karena berbagai kelompok spesies menyesuaikan diri dengan lingkungannya, kemudia terjadi hubungan yang saling memengaruhi antara satu spesies dan spesies lain serta antara spesies dan lingkungan abiotik tempat hidupnya, misalnya suhu, udara, air, tanah, kelembapan, cahaya matahari, dan mineral.
Variasi Ekosistem
Ekosistem Buatan
Sawah, ladang, dan kebun
Ekosistem Alam
Hutan, rawa, terumbu karang, laut dalam, padang lamun, (antara terumbu karang dan mangrove), mangrove (Hutan bakau), pantai pasir, pantai batu, estuari (muara sungai), danau, sungai, padang pasir, padang rumput
Keanekaragaman Organisme
Hutan Hujan Tropis
Misalnya diisi pohon-pohon tinggi berkanopi (seperti meranti,dan rasamala), rotan, anggrek, paku-pakuan, burung, harimau, monyet, orang utan, kambing hutan, ular, rusa, dan berbagai jenis serangga lainnya.
Keanekaragaman ekosistem disuatu wilayah
Ditentukan oleh berbagai faktor, antara lain posisi tempat berdasarkan garis lintang, ketinggian tempat berdasarkan garis lintang, ketinggian tempat, iklim, cahaya matahari, kelembapan, suhu, dan kondisi tanah.
Keanekaragaman Gen
Variasi atau Perbedaan gen yang terjadi dalam suatu jenis atau spesies mahluk hidup
Contoh: Durian (Durio zibethinus) ada yang berkulit tebal, berkulit tipis, berdaging buah tebal, berdaging buah tipis, berbiji besar, berbiji kecil.
Peningkatan Keanekaragaman Gen
Hibridasi
(Perkawinan Silang) Antara Organisme satu spesies yang berbeda sifat)
Domestikasi
(Budidaya hewan atau tumbuhan liar oleh manusia)
Contoh: Hibrisidasi Tanaman Anggrek untuk mendapatkan bunga anggrek dengan warna beraneka ragam, hibrisidasi sapi fries holland dengan sapi bali, dan hibrisidasi berbagai jenis tanaman atau hewan tertentu dengan spesies liar untuk mendapatkan jenis yang tahan terhadap penyakit
Varietas/Ras
Proses hibrisidasi, akan diperoleh sifat genetika baru dari organisme-organisme pada satu spesies