Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Strategi membaca - Coggle Diagram
Strategi membaca
Intrinsik
Fisik
Diksi: Menderai, Kanak, ditingkap
Rima: Jauh-merapuh, tahan-bahan, dikalahkan-diucapkan,
Tipografi:
3 bait, 12 baris, 4 baris per bait.
-
Kata konkret: tahan, dasar
-
Batin
Tema: Tema puisi ini adalah perjalanan hidup manusia yang dipenuhi penderitaan, ketidakpastian, dan penerimaan pasrah di hadapan ketidakterelakkan kematian.
Rasa: Menderita, karena kita merasa apa yang dia alami. (Berapa berat itu meninggalkan seorang yang kita sayangi)
Amanat: Kepasrahan dan kesadaran akan ketidakpastian serta absurditas hidup yang hanya merupakan perjalanan menuju kematian.
-
Ekstrinsik
Unsur biografi
Chairil Anwar terkenal sebagai penyair yang hidup dan matinya tidak dapat dilepaskan dari puisi Indonesia modern sehingga ia menjadi pelopor Angkatan 45 dalam Sastra Indonesia. Dia lahir pada tanggal 22 Juli 1922 di Medan, Sumatra Utara.Sumber: https://ensiklopedia.kemdikbud.go.id/sastra/artikel/Chairil_Anwar | Ensiklopedia Sastra Indonesia - Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
Unsur Nilai
Puisi "Derai-Derai Cemara" karya Chairil Anwar menggambarkan perenungan yang dalam terhadap pengalaman hidup dan perubahan yang dialami sepanjang masa.
-