Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Sejarah Kemerdekaan Indonesia - Coggle Diagram
Sejarah Kemerdekaan Indonesia
Latar Belakang
Penderitaan rakyat: kerja paksa, perampasan hasil bumi
Kebangkitan nasional: lahirnya Budi Utomo (1908), Sumpah Pemuda (1928)
Penjajahan: Portugis, Belanda (VOC & Hindia Belanda), Jepang
Pendudukan Jepang (1942–1945)
Janji "Asia untuk Asia"
Membentuk organisasi pemuda (PETA, Heiho)
Pendidikan & propaganda Jepang
Rakyat menderita → kerja paksa (romusha)
Proklamasi Kemerdekaan (1945)
Peristiwa Rengasdengklok (16 Agustus 1945) → Soekarno & Hatta didesak pemuda segera memproklamasikan
Proklamasi 17 Agustus 1945: Soekarno-Hatta membacakan teks di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta
Kekalahan Jepang → menyerah pada Sekutu (15 Agustus 1945)
Pembentukan Negara
Pembentukan KNIP (Komite Nasional Indonesia Pusat)
18 Agustus 1945: Pengesahan UUD 1945 & pemilihan presiden (Soekarno) dan wakil presiden (Hatta)
Masa Revolusi & Perjuangan (1945–1949)
Agresi Militer Belanda II (1948) → Serangan Umum 1 Maret 1949 (oleh Jenderal Sudirman & Soeharto)
Konferensi Meja Bundar (1949) → Belanda mengakui kedaulatan Indonesia (27 Desember 1949)
Agresi Militer Belanda I (1947) → Perjanjian Renville
Tokoh Penting
Moh. Hatta – Proklamator, Wakil Presiden pertama
Sutan Sjahrir, Amir Sjarifuddin – Tokoh diplomasi
Soekarno – Proklamator, Presiden RI pertama
Jenderal Sudirman – Panglima Besar TNI