Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
TRAUMATIC BRAIN INJURIES - Coggle Diagram
TRAUMATIC BRAIN INJURIES
-
COMPLICATION
-
HYPOXIA
-
Jenis: Akut, kronik, atau gabungan kedua-duanya
-
Punca : - Penghantaran oksigen tidak mencukupi kerana bekalan darah rendah - Kandungan oksigen rendah dalam darah (hypoxemia)
-
SEIZURES
-
-
GEJALA :
Pergerakan pelik kepala, badan, tangan, kaki, mata (kaku / menggeletar)
Tidak responsif, merenung kosong
Pergerakan automatik (chewing, lip-smacking, fumbling)
Sensasi pelik (bau, bunyi, rasa, visual abnormal)
-
-
-
PROGNOSIS
PANJANG & KETERUKAN KOMA
- GLASGOW COMA SCALE ( GCS ) = ukuran klinikal paling meluas digunakan untuk nilai keterukan TBI.
- GCS membantu ramal:
- Outcome awal → mortaliti & morbidit
- Outcome lewat → status fungsional & kebolehan kembali bekerja (Return to Work, RTW)
- Ukuran alternatif keterukan TBI:
- Length of Coma (LOC)
- Duration of Post-Traumatic Amnesia (PTA)
- Abbreviated Injury Scale (AIS)
- LOC & PTA → ramalan outcome fungsional
- AIS → ramalan survival & prognosis pemulihan
LOKASI LESI / TRAUMA
- Severe focal injury → kadar mortaliti ± 40%
- Severe diffuse injury → kadar mortaliti ± 25%
SIFAT & KETERUKAN KECEDERAAN OTAK
- Dinilai menggunakan :
- GCS
- Loss of Consciousness (LOC)
- Post-Traumatic Amnesia (PTA)
- Prognosis sering diramal berdasarkan tahap keterukan klinikal.
- Namun, hubungan antara penilaian keterukan & outcome sebenar tidak selalu jelas.
PESAKIT TBI DENGAN MULTIPLE INJURIES
- Melibatkan kecederaan pelbagai bahagian badan.
- Biasanya lebih teruk, sukar didiagnosis & dirawat.
- Keadaan ini memberi kesan negatif pada prognosis.
ETIOLOGY
JANTINA & UMUR :
- Lelaki 3 kali ganda lebih berisiko mati berbanding wanita
- Kumpulan umur 18–45 tahun: punca utama kematian & morbiditi (Dash & Chavali, 2018)
FAKTOR UMUR SPESIFIK :
- 65 tahun ke atas → jatuh (falls)
- 15–40 tahun → kemalangan jalan raya (Motor Vehicle Accident, MVA)
- 5–24 tahun → MVA, aktiviti sukan
- Bayi baru lahir – 4 tahun → serangan/violence, jatuh, MVA, penderaan kanak-kanak (child abuse)
- Letupan / Explosive blasts → tentera / ketenteraan
TRAUMATIK ( TRAUMATIC BRAIN INJURY ) :
- Disebabkan oleh external force seperti jatuh, kemalangan, serangan, letupan
NON - TRAUMATIK BRAIN INJURY
- Toksikiti akibat overdosis ubat
- Chronic substance abuse (penyalahgunaan bahan berterusan)
- Carbon monoxide poisoning
- Environmental exposure
- Anoksia akibat henti jantung-paru (cardiopulmonary arrest) atau hampir lemas (near-drowning)
- Brain abscess atau tumor otak
- Meningitis & encephalitis akibat bakteria atau virus
- Kekurangan nutrisi
- AIDS
- Gangguan genetik & kongenital
- Chronic epilepsy
- Penyakit degeneratif: dementia
CLINICAL FEATURES
-
MODERATE TBI
- LOC antara 30 minit – 24 jam
- PTA 1 – 7 hari
- GCS 9 – 12
- Defisit neurologi lebih jelas (motor, sensorik, bahasa)
- Risiko edema otak & pendarahan intrakranial
SEVERE TBI
-
-
-
Gangguan kesedaran berpanjangan (coma, vegetative state)
Defisit neurologi kekal → hemiparesis, afasia, gangguan kognitif teruk
Risiko tinggi komplikasi (ICP ↑, hypoxia, seizures, hydrocephalus)
PHATOPHYSIOLOGY
PATOFISIOLOGI TRAUMATIC BRAIN INJURY :
- Perubahan struktur akibat kecederaan kepala boleh jadi makroskopik (gross) atau mikroskopik, bergantung pada mekanisme dan daya yang terlibat.
- Pesakit dengan kecederaan yang lebih ringan mungkin tidak menunjukkan kerosakan struktur kasar.
CLOSED INJURY :
- Mekanisme acceleration atau deceleration boleh menyebabkan kecederaan pada:
- Titik impak (coup)
- Bahagian bertentangan (contrecoup)
- Secara meluas (diffuse injury)
- Frontal lobe dan temporal lobe lebih terdedah kepada kecederaan.
KEROSAKAN STRUKTUR
- Axon dan blood vessels boleh terkoyak atau terputus (sheared / torn)
- Saluran darah yang rosak akan bocor, menyebabkan:
- Contusions (lebam pada otak)
- Intracerebral hemorrhage
- Subarachnoid hemorrhage
- Epidural hematoma
- Subdural hematoma
DEFINITION
TBI ditakrifkan sebagai perubahan dalam fungsi otak atau bukti lain patologi otak yang disebabkan oleh daya luaran.
Kecederaan blunt dan/atau penetrating injury pada kepala (di atas leher) dan/atau otak akibat daya luaran dengan kemerosotan sementara atau kekal dalam fungsi otak yang mungkin atau mungkin tidak mengakibatkan perubahan struktur pada otak.
PTAS
DEFINISI
- Tempoh masa dari kecederaan hingga individu kembali mempunyai memori berterusan tentang peristiwa harian.
KESAN KLINIKAL
- PTA lebih lama → outcome lebih buruk
- Fungsi kognitif & motor jangka panjang terjejas
- Keupayaan kembali bekerja (Return to Work, RTW) & bersekolah berkurang
- PTA ≥ 4 minggu → risiko kecacatan jangka panjang (long-term disability)
SKALA KETERUKAN PTA
- < 5 minit - very mild
- 5 – 60 minit - mild
- 1 jam – 24 jam - Moderate
- 1 – 7 hari - severe
- 1 – 4 minggu - very severe
- Melebihi 4 minggu - Extremely severe
GCS
PENGENALAN
- Dibangunkan oleh Teasdale & Jennett (1974).
- Digunakan sebagai ukuran objektif tahap kesedaran.
- Eye opening
- Verbal response
- Motor response
- Koma: tiada ucapan (No speech), tiada bukaan mata (No eye opening), tiada respon motor (No motor response).
KOMPONEN & SKOR
EYE OPENING (E)
- 4 - Buka mata secara spontan
- 3 - Buka mata bila dipanggil kuat
- 2 - Buka mata bila dicubit
- 1 - Tidak buka mata
VERBAL RESPONSE (V)
- 5 - Boleh berbual dengan betul & kenal siapa, di mana, bulan & tahun
- 4 - Kelihatan keliru / disorientasi
- 3 - Bercakap boleh difahami tapi tidak masuk akal
- 2 - Mengeluarkan bunyi yang tidak difahami
- 1 - Tiada bunyi langsung
MOTOR RESPONSE (M)
- 6 - Ikut arahan mudah
- 5 - Tarik tangan pemeriksa bila dicubit
- 4 - Tarik bahagian badan bila dicubit
- 3 - Fleksi badan tidak sesuai dengan rangsangan sakit (Decorticate posturing)
- 2 - Badan kaku dalam ekstensi (Decerebrate posturing) bila dicubit
- 1 - Tiada respon motor
RLAS
Level I – No Response
-Pesakit kelihatan dalam tidur yang sangat dalam.
- Tidak bertindak balas terhadap sebarang rangsangan.
Level II – Generalized Response
- Pesakit bertindak balas secara tidak konsisten dan tidak bertujuan terhadap rangsangan.
- Respon terhad, biasanya terhadap kesakitan mendalam
- Respon mungkin lambat.
Level III – Localized Response
- Pesakit bertindak balas secara khusus tetapi tidak konsisten terhadap rangsangan.
- Respon berkait dengan jenis rangsangan diberikan.
- Boleh ikut arahan mudah tetapi secara tidak konsisten.
Level IV – Confused / Agitated
- Pesakit dalam keadaan aktiviti berlebihan dengan keupayaan memproses maklumat sangat berkurangan.
- Tingkah laku pelik dan tidak sesuai dengan persekitaran.
- Tidak mampu melakukan penjagaan diri tanpa bantuan maksimum.
Level V – Confused, Inappropriate Non-Agitated
- Pesakit kelihatan sedar & boleh respon pada arahan mudah secara agak konsisten.
- Boleh menunjukkan tingkah laku gelisah, tetapi tidak seteruk Level IV.
- Ingatan teruk → sering keliru antara masa lalu & sekarang
Level VI – Confused, Appropriate
- Pesakit menunjukkan tingkah laku berorientasikan matlamat, tetapi masih bergantung pada arahan luar.
- Boleh ikut arahan mudah secara konsisten
- Ada sedikit carry-over untuk tugasan yang dipelajari semula
- Ingatan masa lalu lebih baik daripada ingatan baru
Level VII – Automatic, Appropriate
- Pesakit kelihatan sesuai & berorientasi di hospital dan rumah.
- Melakukan rutin harian secara automatik, kadang-kadang seperti “robot”.
- Lebih sedar tentang diri, tubuh, keluarga & persekitaran.
- Boleh memulakan aktiviti sosial dengan struktur & minat baru.
- Penghakiman masih terjejas → tidak sesuai memandu kereta tetapi boleh urus diri secara bebas
Level VIII – Purposeful, Appropriate
- Pesakit sedar & berorientasi, mampu mengingat serta mengintegrasi peristiwa lalu & baru.
- Sedar & responsif terhadap budaya serta persekitaran
- Bebas dalam kemahiran rumah & komuniti (termasuk memandu, bergantung kemampuan fizikal).
- Masih kurang dalam abstract reasoning, toleransi stres, dan penghakiman dalam kecemasan berbanding sebelum kecederaan