Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul Jonathan Siregar XIA/14 - Coggle…
Ikatan Kimia dan Bentuk Molekul Jonathan Siregar XIA/14
Pembentukan Ikatan Kimia
Kestabilan Unsur Gas Mulia
Elektron valensi (EV) telah memenuhi oktet
Tidak mudah bereaksi
Struktur atau Rumus Lewis
Lambang unsur dikelilingi titik-titik elektron valensi
Menentukan jumlah ikatan & pasangan elektron bebas
Menggambarkan susunan dan sebaran elektron
Tujuan Pemebentukan Ikatan Kimia
Mencapai konfigurasi oktet atau duplet
Mencapai energi minimum dan kestabilan maksimum
Jenis Jenis Ikatan Kimia
Ikatan Ion
Serah terima elektron
Terjadi antara logam dan nonlogam
Membentuk kation dan anion
Ikatan Kovalen
Penggunaan bersama pasangan elektron
Terjadi antara nonlogam
Jenis ikatan berdasarkan jumlah pasangan:
Tunggal (1 pasang)
Rangkap dua (2 pasang)
Rangkap tiga (3 pasang)
Kovalen polar dan non-polar (berdasarkan beda keelektronegatifan)
Kovalen koordinasi (elektron dari satu atom)
Ikatan Loganm
Elektron valensi bergerak bebas membentuk “lautan elektron”
Bersifat konduktor, lentur, dan kuat
Gaya Antarmolekul
Gaya VAn der Waals
Penemu
Johannes D. Van der Waals (1837–1923)
Jenis jenis
Gaya London (gaya dispersi)
Antar molekul non-polar
Timbul karena distribusi elektron yang tidak merata
Contoh: antar molekul I₂, He, CH₄
Gaya Dipol-Dipol
Antar molekul polar (muatan parsial + dan - saling tarik)
Contoh: HCl…HCl
Gaya Dipol-Dipol Terimbas
Molekul polar mempolarisasi molekul non-polar di sekitarnya
Contoh: HCl + I₂
Ikatan Hidrogen
Terjadi antara
Atom H suatu molekul dengan pasangan elektron bebas (PEB) atom N, O, atau F pada molekul lain
SIfat
Sangat kuat dibanding gaya Van der Waals biasa
Menyebabkan titik didih tinggi (contoh: air)
Contoh
Antar molekul H₂O
Antar molekul NH₃
DNA (ikatan antara basa nitrogen)
Gaya Ion Dipol
Antara ion dengan molekul polar
Menentukan kelarutan garam dalam air
Faktor yang memengaruhi kekuatan:
Besarnya momen dipol
Muatan ion
Ukuran ion
Ukuran molekul polar
Proses
Hidratasi ion → membentuk larutan
Bentuk Molekul
Bentuk Molekul berdasarkan teori VSEPR dan Domain Elektron
Prinsip Dasar
Pasangan elektron di sekitar atom pusat akan saling tolak-menolak setelah itu bentuk molekul menyesuaikan untuk meminimalkan gaya tolak
Jenis Domain Elektron
Domain Ikatan
pasangan elektron yang digunakan untuk ikatan
Domain Bebas
pasangan elektron bebas (tidak digunakan untuk berikatan)
Rumus Umum Molekul
AXmEn
A = atom pusat
X = atom yang berikatan (domain ikatan)
E = pasangan elektron bebas (domain bebas)
Bentuk olekul berdasarkan teori hibridisasi
Tujuan
Menjelaskan bentuk molekul dengan menggabungkan orbital atom → orbital hibrida
Jenis Hibridisasi dan Contoh
sp → Linear (BeCl₂)
sp² → Trigonal Planar (BF₃)
sp³ → Tetrahedral (CH₄)
sp³d → Trigonal Bipiramida (PCl₅)
sp³d² → Oktahedral (SF₆)
Jumlah domain elektron = jumlah orbital hibrida
Kepolaran suatu molekul
Faktor Penentu
Perbedaan Elektronegativitas antar atom
Bentuk Molekul (apakah simetris atau tidak)
Contoh:
Polar: H₂O, NH₃ → bentuk tidak simetris, ada momen dipol
Non-polar: CO₂, CH₄ → simetris, momen dipol saling meniadakan
Dampak Kepolaran
Memengaruhi kelarutan, titik didih, dan sifat interaksi antarmolekul