Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Benjolan pada mata (Bintitan), Lita Dwi Andini 2208260168 - Coggle…
Benjolan
pada mata
(Bintitan)
Hordeolum
Jenis
Merupakan infeksi pada
kelenjar Zeis atau Moll
yang terletak di dekat
folikel bulu mata.
Hordeolum
Tipe Externa
Terjadi karena infeksi pada
kelenjar meibomian yang
berada lebih dalam di
kelopak mata.
Hordeolum
Tipe Interna
Definisi
infeksi bakteri pada
kelenjar minyak
di tepi kelopak mata
Faktor
risiko
penggunaan kosmetik
mata yang sudah kadaluarsa
Menggunakan lensa
kontak tanpa sterilitas
Menyentuh atau mengucek
mata secara berlebihan
Meningkatkan risiko
iritasi dan kontaminasi
Tidak mencuci tangan sebelum
menyentuh mata
Tidur dengan make-up
yang belum dibersihkan
Gejala
Benjolan kecil yang terasa nyeri dan bengkak di tepi kelopak mata.
Kemerahan dan rasa panas pada area yang terkena.
Terasa nyeri saat berkedip atau menyentuh benjolan.
Dalam beberapa kasus, dapat muncul nanah di dalam benjolan
Etiologi
Staphylococcus
aureus
Tatalaksana
Kompres hangat (3–4 kali sehari, 10–15 menit)
Antibiotik topikal (misalnya salep eritromisin atau gentamisin)
Antibiotik oral (jika infeksi menyebar atau ada selulitis)
Drainase insisi (jika tidak membaik dalam beberapa hari)
Hindari memencet/memecahkan sendiri
Jaga kebersihan mata
Kalazion
Definisi
benjolan pada kelopak mata
yang disebabkan oleh penyumbatan
kelenjar minyak (kelenjar meibom)
di kelopak mata dan bersifat kronis
Etiologi
Obstruksi (sumbatan) pada saluran kelenjar meibomian, yaitu kelenjar yang memproduksi lipid (minyak) untuk lapisan air mata.
Akumulasi sekresi lipid menyebabkan reaksi inflamasi granulomatosa kronis, tanpa infeksi aktif.
Faktor
Risiko
Disfungsi kelenjar meibomian
Dermatitis seboroik
Riwayat kalazion atau hordeolum sebelumnya
Kebersihan kelopak mata yang buruk
Penggunaan kosmetik mata berlebihan atau tidak dibersihkan
Lingkungan berdebu atau berpolusi tinggi
Produksi lipid berlebih pada kelopak mata
Gejala
Benjolan di kelopak mata (atas atau bawah)
Tidak nyeri (biasanya)
Pembengkakan lokal yang berkembang perlahan
Rasa berat atau tidak nyaman pada kelopak mata
Kemerahan ringan di sekitar benjolan
Penglihatan kabur (jika benjolan menekan bola mata)
Terkadang iritasi ringan pada mata
Mata berair (epifora)
Jarang disertai infeksi atau demam
Tatalaksana
Kompres hangat (minimal 2–4 kali sehari, 10–15 menit)
Pijat lembut kelopak mata setelah kompres
Obat tetes/salep steroid topikal (jika ada peradangan)
Suntikan kortikosteroid intralesi (jika tidak membaik dalam beberapa minggu)
Eksisi (bedah kecil) jika menetap >4–6 minggu atau sangat besar
Pendidikan kebersihan kelopak mata jangka panjang untuk mencegah kekambuhan
Referensi
Alsoudi, A. F., Ton, L., Ashraf, D. C., Idowu, O. O., Kong, A. W., Wang, L., Kersten, R. C., Winn, B. J., Grob, S. R., & Vagefi, M. R. (2022). Efficacy of care and antibiotic use for chalazia and hordeola. Eye & Contact Lens, 48(4), 162–168.
https://doi.org/10.1097/ICL.0000000000000859
Gordon, A. A., Danek, D. J., & Phelps, P. O. (2020). Common inflammatory and infectious conditions of the eyelid, including hordeolum. Disease‑a‑Month, 66(10), 101042.
https://doi.org/10.1016/j.disamonth.2020.101042
Li, J., Li, D., Zhou, N., Qi, M., Lou, Y., & Wang, Y. (2020). Effects of chalazion and its treatments on the meibomian glands: a nonrandomized, prospective observational clinical study. BMC Ophthalmology, 20, 278.
https://doi.org/10.1186/s12886‑020‑01557‑z
“A Scoping Review to Identify the Evidence Behind Treatments for Chalazia” (2024). American Society of Ophthalmic Plastic and Reconstructive Surgery Journal, review article summarizing treatment modalities. Oculoplastic Review, n.p.
https://doi.org/10.1080/02713683.2023.2279014
Lita Dwi Andini
2208260168