Patologi preeklamsia mencerminkan gangguan vaskular dan inflamasi sistemik yang menyebabkan disfungsi endotel, vasospasme, serta iskemia plasenta akibat invasi trofoblas yang terganggu. Kondisi ini ditandai oleh hipertensi setelah 20 minggu kehamilan, proteinuria, dan kerusakan organ, dengan komplikasi seperti edema, trombositopenia, hingga DIC, yang dapat memengaruhi ginjal, hati, otak, dan mata (Noor dkk., 2022).