Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
PROTOKOL HIPNOANALISIS - Coggle Diagram
PROTOKOL HIPNOANALISIS
LANGKAH I
Induksi untuk Mencapai Relaksasi Mendalam
Dalam tahap ini digunakan teknik induksi Elman. Prosesnya mencakup relaksasi menyeluruh dari kepala hingga kaki, relaksasi dengan catalepsy pada mata (di mana mata terasa melekat rapat), dilanjutkan dengan teknik “fracturing the eyes” yakni membuka mata sejenak dan kemudian menutupnya kembali, serta relaksasi pada tangan.
Setiap kali klien mencapai tanda-tanda relaksasi mendalam, mereka diminta memberikan isyarat—seperti menganggukkan kepala—untuk menandakan kesiapan melanjutkan ke tahap berikutnya. Proses ini diakhiri dengan teknik Elman counting, yaitu menghitung mundur dari angka 100, dan klien diperbolehkan berhenti pada angka berapa pun saat angka berikutnya terasa hilang akibat kondisi relaksasi yang mendalam.
Langkah 3:
Jembatan Perasaan
(Affect Bridge)
Lakukan persiapan untuk regresi dengan membangun jembatan emosional antara perasaan yang sedang dirasakan sekarang dan pengalaman masa lalu yang memunculkan perasaan serupa.
Naikkan intensitas emosi saat ini hingga mencapai level 8, agar jembatan yang terbentuk cukup kuat untuk menghubungkan dengan emosi masa lalu yang signifikan.
Namun, pastikan tidak melebihi level tersebut untuk menghindari efek negatif (abrasi). Bila tanda-tanda abrasi muncul, segera ubah pendekatan dan bawa klien kembali ke "tempat kedamaian" hingga mencapai tingkat 8 kembali.
LANGKAH 2 Mengantar ke Tempat Kedamaian
Klien diberi pemahaman bahwa "tempat kedamaian" adalah lokasi paling damai menurut versi mereka sendiri. Tempat ini bisa nyata (pernah dikunjungi atau ingin dikunjungi) ataupun hanya ada dalam imajinasi.
• Setelah klien menentukan tempat tersebut, mereka diminta memberi tanda dengan mengangguk.
• Terapi dilanjutkan dengan membimbing klien membayangkan dirinya berada di tempat tersebut (ditandai dengan anggukan saat sudah sampai).
• Klien diminta menikmati suasana tempat damai tersebut dan menilai perasaan damainya pada skala 0–10. Jika sudah mencapai tingkat 8, berikan isyarat dengan anggukan.
• Lakukan penguatan dengan pengulangan sebanyak tiga kali, misalnya dengan mengatakan:
"Mulai saat ini dan seterusnya, setiap kali saya mengatakan KEMBALI KE TEMPAT KEDAMAIAN, Anda akan secara otomatis kembali ke tempat ini dan merasakan ketenangan yang sama seperti yang Anda rasakan sekarang."
Pastikan klien memahami dengan meminta mereka mengangguk.
Langkah 4: Regresi (Identifikasi ISE dan SSE)
Regresi dapat dilakukan setelah proses Affect Bridge berhasil.
• ISE (Initial Sensitizing Event): adalah peristiwa awal yang menjadi akar permasalahan dan munculnya gejala.
• SSE (Subsequent Sensitizing Event): adalah peristiwa lanjutan yang menyebabkan gejala tersebut kembali muncul.
Tugas terapis adalah membantu klien mengubah respons emosional terhadap ISE dari negatif menjadi netral atau positif. Bila perubahan berhasil, maka respons emosional terhadap SSE pun akan berubah secara otomatis.