Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
pendidikan nilai dalam merespon fenomena sosial dan tantangan global -…
pendidikan nilai dalam merespon fenomena sosial dan tantangan global
pengertian pendidikan nilai
proses pembelajaran yang bertujuan untuk, menanamkan, mengembangkan, memperkuat nilai-nilai, moral, etika, dan sosial dalam diri individu. sehingga memiliki kemampuan untuk mengelola hidup sesuai dengan nilai-nilai luhur
pentingnya pendidikan nilai dalam sistem pendidikan
membentuk karakter peserta didik yang bermoral dan karakter baik
mempersiapkan generasi bangsa yang akan datang
menigkatkan kualitas sumber daya manusia indonesia
melestarikan nilai-nilai dan identitas bangsa
menciptakan susunan masyarakat indonesia yang harmonis
5 contoh karakter, etika, dan moral yang harus peserta didik miliki untuk menjawab tantangan kedepan
dimensi kejujuran
merkata dan berbuat sessuai dengan yang sebenarnya
waktu ujian jujur dalam mengerjakan, tidak mencontek dan tidak melakukan kecurangan
mengembalikan barang yang ditemukan kepada pemiliknya meskipun tidak ada orang yang melihat
dimensi tanggung jawab
menyelesaikan tugas tepat waktu
menjaga kebersihan dan kerapian sekolah
bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan orang lain di sekolah
dimensi keadilan
memperlakukan teman di sekolah dengan sama tanpa memandang agama, warna kulit, dan ras, atau suku
4, dimensi empati
menolong teman yang kesusahan bukannya mengejek
dimensi karakter mulia
disiplin waktu dikelas, kerja keras dalam menyelesai tugas, jujur dalam perbuatan, perkataan, dan pikiran, tekun belajar dan kreatif dalam berkarya
nilai-nilai utama yang perlu dimiliki peserta didik untuk menjawab fenomena sosial saat ini
religius
nasionalis
gotong-royong
intregitas
tantangan spesifik yang merupakan tantangan dalam pendidikan nilai bagi peserta didik di indonesia
pengaruh lingkungan sosial yang kompleks seperti, perubahan lingkungan sosial yang spesifik, lingkungan sosial yang primitif, indifidualisme karena pengunaan mediasosial yang overused
pengaruh media sosial dan teknologi seperti penggunaan smartphone yang merubah perilaku manusia, kemudahan mengakses konten negatif, ketergantungan atau malah kecanduan dengan media sosial yang akan berpengaruh terhadap hubungan sosial peserta didik
kurangnya contoh teladan seperti ketidak konsistennan dari peran guru dalam memberikan contoh teladan yang baik, kurangnya partisipasi orangtua dalam mendidik peserta didik karena sebagian besar proses belajar ber asal dari sektor keluarga, faktor perkembangan psikologis peserta didik
kurikulum dan metode pembelajaran seperti, kurikulum yang sepenuhnya tidak memadahi pendidikan karakter, nilai dan moral, metode pembelajran yang kurang inovatif untuk menanamkan pendidikan moral dan karakter, kurangnya dukungan masyarakat dan seluruh lapisannya.
faktor ekonomi dan sosial seperti kesenjangan yang dapat membatasi peserta didik untuk mengakses pendidikan yang berkualitas, dan kemiskinan yang menyebabkan adanya lingkaran kejahatan seperti pencurian, perampokan, dan kejahatan lain
tantangan global yang mempengaruhi nilai moral, etika dan karakter peserta didik di indonesia
ancaman identitas budaya asing
kurangnya literasi digital
kesenjangan akses dan kualitas
pendidikan yang tertingal
kesadaran yang kurang
kecanduan yang bersifat instan