Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
reksadana - Coggle Diagram
reksadana
PILIHAN INVERSTASI
Campuran
Definisi
Sahm+Obligasi+Pasar uang = <79%
Produk
Saham
Obligasi
Pasar uang
Peruntukan
3-5 tahun
Pasar uang
Produk
Deposito
Giro
Obligasi ritel dan Sukuk ritel di bawah 1 tahun
Tabungan
Definisi
100% pada obligasi
Peruntukan
Jangka pendek (<1 tahun) karena volatilitas rendah
Pendapatan tetap
Produk
Surat utang
Definisi
Minimal 80% pada obligasi
MI Melakukan Trading
Peruntukan
1-3 tahun
Saham
Peruntukan
Dana Pensiun (10-15 tahun)
Produk
Saham
Definisi
Saham >80%
MI Menargetkan Untuk Mengungguli Indeks Acuan
Non-konvensional
REKSADANA SYARIAH
Adanya Proses Cleansing
Adanya Dewan Pengawas Syariah
Berinvestasi pada Efek Syariah
Terstruktur (Structured Fund)
Reksadana Terproteksi
(Mirip Reksadana Pendapatan Tetap)
Produk
Surat hutang
Definisi
Minimal 80% pada obligasi.
MI Tidak Melakukan Trading
Peruntukan
1-3 tahun
Reksadana dengan Penjaminan
Peruntukan
1-3 Tahun
Produk
Surat Utang
Definisi
Minimal 80% pada obligasi
Ada asuransi sebagai jaminan perusahaan gagal bayar
Hasil investasi jadi tidak full karena ada asuransi
Tidak Populer di Indonesia
Reksadana Indeks
Definisi
Struktur portofolionya mengacu ke jenis indeks tertentu
MI Menargetkan menyamai Indeks Acuannya
Tidak Populer di Indonesia
Peruntukan
Dana Pensiun (10-15 Tahun)
Produk
Saham >80%
Reksadana Terbuka
Exchange Traded Fund (ETF)
Definisi
Diperdagangkan di bursa efek
Gabungan Fitur Reksadana dan Saham
Mirip Reksadana Indeks
Mekanisme Transaksi
Beli-Jual kepada MI
Hanya modal besar
Jual-Beli dengan Investor lain
Harga bisa disepakati
Transaksi terjadi jika harga disepakati
Memerlukan Pemahaman Tinggi
Belum populer di Indonesia
Produk
Saham
Peruntukan
Dana Investasi Real Estat (DIRE)
(REIT – Real Estate Investment Trust)
Definisi
MI Investasi pada properti yang sudah menghasilkan dari sewa
Produk
disebut DIRE
Contoh: DIRE Ciptadana Properti Ritel Indonesia
Peruntukan
Sepertinya jangka panjang
Perbedaan dengan Reksadana
Aset Dasar
Aset Real Estat (<50%)
(aset properti riil seperti mal, apartemen, perkantoran, pergudangan yang sudah disewakan)
Aset yang berkaitan dengan Real Estat (<30%)
(saham dan obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan properti)
kas atau setara kas (<20%)
Pembagian Dividen
Sifatnya Wajib
90% laba bersih
Special Purpose Vehicle
Persero yang ahli dalam investasi properti
Sifatnya tidak wajib
Reksadana Berbasis USD
Perbedaan dengan reksadana konvensional
Harga Reksa Dana
Dimulai dari 1USD
Biaya Transfer Dana
Banyak biaya tambahan jika beda bank tujuan
Risiko Nilai Tukar
Hanya terjadi pada
Reksadana saham USD
Reksadana campuran USD
Tidak ada risiko pada
Reksadana pendapatan tetap USD
Rekasdana pasar uang USD
Reksadana terproteksi USD
Asumsi Return
Bunga dan Kupon lebih rendah dibanding Reksadana Rupiah
Definisi
<15% di Luar Negeri
85% di Dalam Negeri
Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT)
Limited Participation Fund
Private Equity Fund
Defenisi
Mirip DIRE,
tapi pendanaanya dapat masuk ke semua sektor dan segala tahapan
Peruntukan
Produk
Pada produk Rill
Perbedaan dengan reksadana Konvensional
Partisipasi Manajer Investasi
Risiko
Jumlah Investor dan Pemodal Profesional
Publikasi NAB per UP
TRANSAKSI
Transaksi Pembelian
New Account
Top Up
Autodebet
New Product
Transaksi Penjualan
ada redemption fee jika penjualan sebelu target waktu tercapai
Transaksi Pengalihan
Proses
In Complete Application (Dana Sudah di Transfer ke MI)
In Good Fund (Dana Sudah Masuk ke BK)
Pembelian dilakukan jika 2 done
Penjualan & Pengalihan dilakukan jika 1 done
ISTILAH DALAM REKSADANA
Nilai Aktiva Bersih (NAB)
= jumlah Dana Kelolaan
= Asset Under Management (AUM)
Unit Penyertaan (UP)
= satuan transaksi reksa dana
Nilai Aktiva Bersih per Unit Penyertaan (NAB/Up)
= harga reksa dana
Prospektus
Isi
siapa pengelola
rekam jejak
tata cara transaksi
hak dan kewajiban investor
tata cara suatu reksa dana dibubarkan
= manual book suatu reksadana
= ringkasan dari KIK
Poin-Poin Penting
Informasi Bank Kustodian dan Nomor Rekening Reksa Dana
Informasi Mengenai Biaya Reksa Dana
Biaya langsung
Biaya Pembelian (Subscription fee)
Biaya Penjualan (Redemption fee)
Biaya Pengalihan (Switching fee)
Biaya transfer proses transaksi (Jika ada)
Biaya Tidak Langsung
Biaya MI
Biaya BK
biaya transaksi berkaitan dengan pengelolaan investasi
biaya pembaharuan prospektus
biaya audit
biaya lainnya terkait operasional reksa dana
Informasi Mengenai Jenis dan Kebijakan Investasi Reksa Dana
Informasi Mengenai Risiko Reksa Dana
risiko perubahan harga
risiko wanprestasi
risiko likuiditas
risiko perubahan kurs
risiko perubahan makro ekonomi
risiko perubahan kebijakan pemerintah
Informasi Mengenai Hak Investor
Prospektus Pertama Kali dan Prospektus Pembaharuan
Khusus untuk Prospektus Pembaharuan, ada laporan keuangan dari auditor independen
Rasio Keuangan
rasio beban operasi = biaya operasional pertahun/dana kelola
rasio perputaran portofolio
Fund Fact Sheet (FFS)
= Informasi Pengelolaan Dana
Informasi Jumlah Dana Kelolaan dan Unit Penyertaan
Informasi Harga dan Kinerja Reksa Dana
Informasi Benchmark
Informasi Portofolio
Informasi Risiko
PIHAK-PIHAK DALAM REKSADANA
Bank Kustodian (BK)
Menandatangani Kontrak Investasi Kolektif (KIK)
Sebagai administrator, safe keeping dan pengawas
Manejer Investasi (MI)
menjalankan kegiatan pengelolaan investasi.
Menandatangani Kontrak Investasi Kolektif (KIK)
Agen Penjual Reksadana (APERD)
RISIKO DALAM REKSADANA
JENIS
RISIKO PASAR (MARKET RISK)
= Harga Turun Lebih Rendah Dari Pada Saat Pembelian
RISIKO WANPRESTASI (DEFAULT RISK)
Disebabkan Gagal Bayarnya Obligasi Perusahaan Tujuan Investasi
Umumnya Terdapat Pada
Reksa Dana Campuran
Pendapatan Tetap
Pasar Uang
Terproteksi
Lainnya, yang memiliki proporsi besar investasi obligasi
Solusi:
MI memilih obligasi dengan peringkat utang baik
PEFINDO (peringkat Efek Indonesia) membagi obligasi menjadi:
Investment Grade
AAA
AA
A
BBB
Non-Investment Grade
BB
B
CCC
CC
C
Default
MI hanya dibolehkan menepatkan Maksimum 10% investasi pada Obligasi 1 Perusahaan, Kecuali Obligasi dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia
RISIKO LIKUIDITAS (LIQUIDITY RISK)
= Terlambat/Tidak diterimanya Dana Hasil Pencairan
Terjadi Karena:
Investais ditempatkan pada Obligasi Yang Tidak Likuid/jarang diperjualbelikan
Banyak investor menarik dana bersamaan
OJK membolehkan MI memindahkan transaksi penarikan ke hari berikutnya jika banyak investor menarik lebih dari 10%dana kelolaan
RISIKO PERUBAHAN PERATURAN (REGULATION RISK)
Terjadi Karea
Perubahan Peratiran Perpajakan Shingga Laba Perusahaan Menurun
MENGUKUR RISIKO
Standar Deviasi dan Beta (Untuk Produk yang Dominan Saham)
Tidak Bisa Menghitung Risiko:
RISIKO PERATURAN
RISIKO LIKUIDITASI
RISIKO WANPRESTASI
Menghitung:
RISIKO PASAR
Pengertian:
Standar Deviasi = Selisih Terhadap Rata-Rata Kinerja RDS
Faktor Pengali.
Kinerja IHSG * b = Kinerja RDS
Durasi (Untuk Produk yang Dominan Obligasi)
SYARAT MULAI BERINVESTASI
Keuangan Sehat
(No 4 dan 5 boleh dipenuhi sambil berinvestasi)
Rasio Pendapatan Terhadap Pengelluaran >1
Cicilan Produktif < 30%
Cicilan Konsumtif 0%
Dana darurat 3-12 bulan
Tips agar segera terkumpul
Kurangi gaya hidup konsumtif dan berlebihan
Sisihkan dari THR dan Bonus
Sisihkan dari kenaikan gaji
4.Bersikap tenang dalam menghadapi situasi darurat
Uang pertanggungan asuransi 8-10 tahun + biaya pendidikan anak
Jenis
Asuransi Kecelakaan
Premi kecil, pertanggunangan terbatas
Asyransi Jiwa
Premi lebih mahal, uang pertanggungan tidak terbatas
Asuransi Penyakit Kritis
Asuransi Kesehatan
Syarat minimum ideal
Jiwa, Penyakit Kritis dan Kesehatan
CARA INVESTASI YANG BENAR
SMART
Specific
Tujuan investasi harus spesifik
Measurable
Target nilainya harus ditetapkan
Attainable
Sesuai antara tujuan investasi dan produk inveestasi
Time Bound
Bisa gunakan kalkulator finansial di Panin Asset Management
Relevant
Sesuai antara tujuan investasi dan produk inveestasi
PAJAK
Penghasilan Reksa dana bukan merupakan objek pajak