Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
STROKE - Coggle Diagram
STROKE
Tata Laksana
-
Stroke Iskemik Akut
Pemberian obat yang dapat menyebabkan hipertensi tidak direkomendasikan diberikan pada kebanyakan pasien stroke iskemik
-
-
Lini pertama
-
Pada pasien dengan riwayat fibrilasi atrium, antikoagulan oral dapat dimulai 4-14 hari setelah onset
Perdarahan Intraserebral
Koreksi Koagulopati
Dilakukan pemeriksaan hemostasis, PT (INR), aPTT dan hitung trombosit
-
-
berikan factor VIII inhibitor bypassing activity (FEIBA), PCC lain, atau rFVIIa
-
-
Koreksi Tekanan Darah
TD sistolik >220mmHg boleh dilakukan penurunan tekanan darah agresif dengan antihipertensi intravena dan pengawasan ketat
Nicardipine, Labetalol, Hydralazine, Enalaprilat, Natrium nitroprusside
-
Perdarahan Subaraknoid
-
Pasien dengan grade III, IV atau V
-
-
-
-
-
Stroke adalah sindrom neurologis akut akibat kerusakan pembuluh darah di otak, merupakan penyebab utama kematian dan disabilitas kedua di dunia, dengan hipertensi sebagai faktor risiko utama yang dapat dimodifikasi.
Etiologi
Penyakit pembuluh besar (misalnya aterosklerosis, diseksi arteri, emboli arteri-ke-arteri),
-
Kardioemboli (misalnya akibat fibrilasi atrium, penyakit katup jantung, atau kardiomiopati).
Klasifikasi
Iskemik
-
-
kardioemboli
Kardioemboli adalah stroke akibat emboli dari jantung dengan sumber emboli berisiko tinggi atau sedang.
-
Hemoragik
perdarahan intraserebral
Perdarahan intraserebral umumnya disebabkan oleh hipertensi, terjadi tiba-tiba tanpa peringatan, dan bisa cukup parah hingga menyebabkan koma atau kematian.
perdarahan subaraknoid
Perdarahan subaraknoid terjadi di ruang antara otak dan selaput meningen, sering disebabkan oleh aneurisma, malformasi arteriovenosa (AVM), atau trauma.
Gejala
-
-
-
skor GCS yang lebih rendah,
-
-
-
-
-
Terapi
Farmakologi
-
-
-
Neuroprotektif
Piracetam
Piracetam, meskipun turunan GABA, tidak bekerja melalui mekanisme GABA, melainkan diduga memulihkan fluiditas membran sel, yang penting untuk fungsi seperti transportasi dan aktivasi reseptor.
Citicoline
Senyawa intermediet penting dalam sintesis fosfatidilkolin (komponen membran neuron) yang berperan menurunkan kadar glutamat di otak dan meningkatkan ATP untuk efek neuroprotektif.
-
-
Terapi Non Farmakologi
Akupuntur
Penusukan jarum pada titik-titik tertentu menstimulasi sinyal elektrik ke otak, yang membantu mengatur aliran darah otak (CBF) dan menyeimbangkan sel hidup dan mati pada tingkat seluler dan molekuler.
Terapi hipotermia
Pendinginan tubuh menghambat kematian neuron akibat iskemia, menstabilkan metabolisme yang terganggu, dan menekan mediator inflamasi.
-
Gas medikal tertentu
Gas oksigen digunakan untuk meningkatkan oksigenasi jaringan otak saat iskemia dan mengurangi stres oksidatif.