Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Literasi Artikel terkait Ajaran Catur Guru - Coggle Diagram
Literasi Artikel terkait Ajaran Catur Guru
Pengertian dari Catur Guru dan Menjelaskan tentang bagian-bagian dari Ajaran Catur Guru
Catur guru adalah 4 guru yang harus di hormati
Guru Swadyaya adalah Tuhan, Tuhan adalah sumber segala pengetahuan dan kebijaksanaan. Menghormati Tuhan berarti mengakui bahwa segala sesuatu berasal darinya dan selalu berusaha mendekatkan diri kepada tuhan melalui doa, meditasi, dan perbuatan baik. Tuhan sebagai guru utama memberikan pedoman atau aturan hidup melalui ajaran-ajaran suci dan kitab-kitab keagamaan.
Guru Wisesa merujuk pada pemimpin atau pemerintah. Pemimpin memiliki peran penting dalam menjaga tatanan sosial dan keadilan dalam masyarakat. Guru Wisesa membuat aturan dan kebijakan yang bertujuan untuk kesejahteraan bersama. Menghormati pemimpin berarti menghargai usaha Guru Wisesa dalam mengatur dan melindungi masyarakat, serta mematuhi hukum yang dibuat demi kebaikan bersama. Kepatuhan terhadap pemimpin yang adil dan bijaksana merupakan bentuk penghormatan yang harus diwujudkan.
Guru Pengajian adalah guru di sekolah atau lembaga pendidikan. Guru-guru ini bertanggung jawab dalam memberikan pendidikan formal kepada murid-muridnya. Guru ini mentransfer pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai moral yang diperlukan untuk kehidupan. Menghormati guru berarti menghargai usahanya dalam mendidik dan membimbing manusia, serta berusaha untuk menyerap ilmu yang guru ini berikan dengan sungguh-sungguh. Penghormatan ini juga bisa diwujudkan dengan bersikap sopan dan menghargai setiap usaha guru dalam mengajar.
Guru Rupaka adalah orang tua. Orang tua adalah guru pertama yang dikenali oleh setiap individu sejak lahir. Guru Rupaka tidak hanya memberikan kehidupan, tetapi juga mendidik, merawat, dan membesarkan anak-anaknya dengan kasih sayang. Menghormati orang tua berarti mengakui pengorbanan dan kasih sayangnya serta berusaha untuk membalasnya dengan berbakti, membantu, dan menjaga nama baik keluarga. Hormat kepada orang tua adalah dasar dari segala bentuk penghormatan lainnya.
Kesimpulan
Jadi, kita harus selalu menghormati catur guru dan menerapkan hal-hal yang harus diikuti
Berikan pendapat siswa tentang, "apa hubungannya antara ajaran Catur Guru dengan ajaran Kemahakuasaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Brahman sebagai Ayah, Ibu dan kakek dari alam semesta.
Ajaran catur guru memberi tahu ada 4 guru yang harus kita hormati dan ISWW adalah semua itu
Perilaku apa yang bisa dilakukan untuk mengaplikasikan ajaran dari masing-masing ajaran Catur Guru
Guru Swadyaya
Sembahyang
Bersyukur dengan apa yang diberikan
menjalankan ajaran agama dan menjauhi larangan-Nya.
Tidak menyakiti makhluk hidup termasuk diri kita sendiri
Menaati dan menerapkan ajaran suci
Menghindari perbuatan buruk
Selalu membantu sesama makhluk hidup tanpa memandang
Guru Wisesa
Mematuhi peraturan yang ada
Tidak melanggar hukum
Menjadi warga yang baik, damai, toleransi
Menghormati hak-hak asasi manusia dan tidak melakukan tindakan diskriminas
Guru Pengajian
Mendengarkan guru saat menjelaskan
Membantu guru saat diperlukan
Menghormati dan menjaga sikap saat bicara/interaksi bersama guru
Tidak keras kepala dan menurut kepada guru
Tidak membantah guru dan bersikap tidak sopan
Guru rupaka
Menghormati orangtua
Berbakti kepada orangtua
Mentaati orang tua mengikuti jalan yang benar
Tidak mencaci maki orangtua atau berpikiran negatif lainnya kepada orang tua
Syukuri apa yang diberikan
Membantu orangtua setiap saat dan terutama saat diperlukan