Banyak individu, khususnya mahasiswa dan pekerja muda, mengalami stres dan gangguan tidur (insomnia) akibat tekanan akademik, pekerjaan, atau dinamika kehidupan sehari-hari. Dalam upaya mengatasi kondisi ini, sebagian dari mereka mulai mencoba pendekatan non-medis seperti mendengarkan musik relaksasi, termasuk frekuensi Solfeggio. Namun, pengalaman tiap individu dalam menggunakan musik ini bersifat subjektif dan belum banyak dieksplorasi secara ilmiah. Belum diketahui secara mendalam bagaimana musik Solfeggio benar-benar dirasakan dan dimaknai dalam proses mengelola stres serta memperbaiki kualitas tidur.