Liana adalah seorang putri yang sibuk menghadiri berbagai acara kerajaan, namun ia kesulitan mengatur waktu. Suatu sore, ia berjalan-jalan di taman kerajaan dengan gaun merah muda dan membawa 2 roti cokelat. Liana memetik bunga mawar itu pelan-pelan. Kelopaknya gemetar, seperti tidak mau berpisah dari tangkainya. Saat itu, seorang nenek tua datang kearah Liana, tampak lapar. Liana yang baik hati memberikan roti cokelatnya, dan sang nenek menawarkan barang-barang mulung sebagai balasan. Liana memilih jam tua yang tampak elegan tetapi sangat berdebu.