Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Struktur Alur - Pra Menulis Bahasa Indonesia - Coggle Diagram
Struktur Alur - Pra Menulis Bahasa Indonesia
ABSTRAK:
Cerita ini mengisahkan tentang Zora, seorang penyihir muda yang tinggal di desa bambu. Ketika sikat giginya mulai berjamur akibat kelembapan udara, Zora menghadapi tantangan untuk menemukan cara yang ramah lingkungan untuk membersihkannya. Setelah bereksperimen dengan bahan-bahan alami dari hutan, ia berhasil menciptakan ramuan ajaib yang dapat menghilangkan jamur dan melindungi bambu. Melalui penemuan ini, Zora tidak hanya menyelamatkan barang-barangnya, tetapi juga membantu penduduk desa untuk menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan mereka.
EVALUASI:
Zora berpikir keras dan mencari solusi di hutan. Setelah mengumpulkan berbagai bahan seperti daun teh, bunga lavender, dan akar bambu muda, Zora bereksperimen di ruang labnya. Ia tahu bahwa bahan-bahan alami itu punya potensi untuk menangani masalah jamur, tetapi ia harus mencampurnya dengan hati-hati agar tetap ramah lingkungan dan efektif.
KOMPLIKASI:
Zora mencoba berbagai cara untuk membersihkan sikat giginya, tetapi jamur itu terus kembali, bahkan semakin parah. Ia menyadari bahwa ramuan biasa tidak cukup ampuh untuk mengatasi jamur yang satu ini. Tanpa penanganan yang tepat, jamur itu bisa merusak lebih banyak barang bambu yang ia miliki.
RESOLUSI:
Setelah beberapa kali mencoba, Zora akhirnya menemukan ramuan yang tepat. Ia mencoba mencampur air, lemon dan garam. Ramuan itu tidak hanya membunuh jamur, tetapi juga melindungi bambu dari kelembapan dan bau tak sedap. Zora mengoleskan ramuan pada sikat giginya dan, dalam sekejap, jamur itu hilang tanpa jejak.
KODA:
Zora merasa bangga dengan penemuan ramuan ajaibnya. Ia pun membagikan ramuan itu kepada penduduk desa yang memiliki masalah serupa. Dengan ramuan alami yang mudah dibuat, desa itu bebas dari jamur, dan para penduduk belajar untuk merawat barang-barang bambu mereka dengan lebih baik. Zora pun semakin dihormati sebagai penyihir yang bijak dan ramah lingkungan.
ORIENTASI:
Di sebuah desa yang dikelilingi oleh hutan bambu, hiduplah seorang penyihir bernama Zora. Zora terkenal dengan kemampuan menciptakan ramuan dari bahan-bahan alami. Suatu hari, Zora mendapatkan masalah tak terduga, sikat gigi bambu yang ia gunakan sehari-hari mulai berjamur. Jamur itu muncul karena udara lembap di dalam rumah kayunya yang dikelilingi hutan.
UNSUR INTRINSIK:
Tema: Ketekunan dan menjaga kebersihan dengan cara yang ramah lingkungan.
Tokoh:
Zora: Penyihir muda yang pintar dan peduli.
Penduduk desa: Orang-orang yang terbantu dengan ramuan Zora.
Alur Cerita:
Awal: Zora menemukan sikat giginya berjamur karena kelembapan.
Tengah: Ia mencoba berbagai cara dan akhirnya berhasil menciptakan ramuan ajaib.
Akhir: Ramuan itu tidak hanya menyelamatkan sikat gigi Zora, tetapi juga membantu warga desa menjaga barang bambu mereka.
Latar:
Tempat: Desa bambu dan hutan sekitarnya.
Waktu: Pagi hingga malam.
Suasana: Tenang dan penuh rasa penasaran.
Sudut Pandang: Orang ketiga
Amanat: Selalu berpikir kreatif untuk menyelesaikan masalah, dan jaga lingkungan dengan menggunakan solusi alami.
Gaya Bahasa:
Personifikasi: Memberikan sifat manusia pada benda, misalnya, "jamur itu seolah-olah tumbuh tanpa ampun."
Metafora : "air embun pagi adalah keajaiban alam yang membantu Zora."