Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
MLPI-MANAJEMEN PEMBIAYAAN PI - Coggle Diagram
MLPI-MANAJEMEN PEMBIAYAAN PI
Pengertian
Arti sempit pembukuan, arti luas pertanggungjawaban menggunakan keuangan baik pemerintah pusat & daerah
Jones, MP meliputi
financial planning
,
implementation involving accounting
, evaluasi
Suatu usaha pengelolaan sumber biaya, pemanfaatan biaya, serta mengevaluasi dan mempertanggungjawabkannya
Siapa
mengawasi MP
di sekolah?
Komite
sbg perwakilan ortu+masy mengawasi penggunaan dana, memastikan tdk terjadi penyelewengan, dana digunakan efisien u kepentingan siswa.
Kepsek
sbg pengelola [embiayaan keseluruhan memastikaan dana digunakan secara transparansi & akuntabel.
Bendahara
sbg pengelola keuangan harian yg hrs melaporkan berkala pd kepsek&dinas.
Dispen Audit
dana yang diterima sekolah digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Kendala
sekolah dalam manajemen biaya? Internal, bos lambat cair, kegitan insidental, pengelola keauangan tdk kompeten, pembukuan yg tidak benar, penyelewangan, eksternal kebijakan pemerintah, bencana alam,
solusi
transparansi & akuntabilitas, pelatihan pembukuan. Sekolah organisasi
nir-laba
? bertujuan beri layanan kepada masya karna tanggung jawab moral/pengabdian. Ciri berbadan hukum yayasan keagamaan misal nu dhuafa, ada subsidi bagi keluarga tidak mampu, jika surplus dikelola untuk kemajuan sekolah misal perbaikan infrastruktur gaji guru, laporan keuangan transparan [
https://pusatinformasi.bosp.kemdikbud.go.id/hc/id/articles/31799401818393-Ketentuan-Penggunaan-Dana-BOS-Reguler
]
Prinsip Manajemen Pembiayaan
Akuntabilitas
Efisiensi
Segi waktu, tenaga, biaya
Segi hasil
Transparansi
Sumber biaya, jumlahnya, rincian penggunaan, pertanggungjawaban
Efektivitas
Garner, tidak sekedar mencapai tujuan, tetapi sampai pada kualitatif hasil yg dikaitkan dg pencapaian visi lembaga
Tahap-tahap Manajemen Pembiayaan
Pelaksanaan, pembukuan/
accounting
Buku Inventaris
Buku Piutang
Buku Kas Pembantu, merinci transaksi berdasarkan jenis dana, contoh buku kas pembantu BOS
Buku Pos, tracking pengeluaran harian untuk tiap pos anggaran (Gaji, pelatihan ATK)
Buku Kas Umum, mencatat seluruh transaksi keuangan kelaur masuk berdasarkan kronologis. contoh masuk BOS dan penggunaanya
Perencanaan, penyusunan anggaran/
budgeting
Bentuk anggaran, perbutir (gaji, sarana), program (gaji guru IPA), kinerja
Azas anggran, plafond (anggaran b
elanja tidak melebihi jumlah tertinggi dari standar
yg telah ditentukan), azas pengeluaran berdasarkan mata angaran (pengeluaran didasarkan anggaran yg ditetapkan), azas tidak langsung( tiap penerimaan uang tdk boleh digunakan langsung u keperluan pengeluaran)
Karakteristik anggran, Jumlah penerimaan & pengeluaran ditentukan oleh jumlah yg diterima dari sumber biaya
Penilaian, pemeriksaan/
auditing
Audit laporan keuangan, untuk memastikan ketepatan pencatatan keuangan, bukti transaksi, kesuaian pengeluaran dengan laporan dan akuntabilitas dana
Pemerikasaan laporan penggunaan BOS, melihat jumlah yang dicairkan dan dibelanjakan sesuai dengan laporan pembukuan sekolah?
Audit operasional, untuk menilai efisiensi, efektivitas dan produktivitas penggunaan sumber daya (tenaga, waktu) dalam pelaksanaan program
Menilai apakah penggunaan dana BOS untuk pelatihan guru berdampak nyata pada peningkatan mutu pembelajaran? Pengadaan laptop sudahkah tepat sasaran untuk PD?
Audit ketaatan, menilai kepatuhan sekolah terhadap peraturan, standar, dan pedoman yang berlaku, khususnya terkait penggunaan dana pendidikan.
Memeriksa apakah sekolah menggunakan dana BOS sesuai dengan Permendikbud No. 63 Tahun 2022 tentang petunjuk teknis BOS Reguler (misalnya, tidak boleh digunakan untuk membayar honor guru PNS
Administrasi Pembiayaan Lembaga
Pengeluaran (kebutuhan anggaran sekolah)
Biaya operasional rutin:, gaji, Bahan ajar, listrik, air, internet
Biaya pemeliharaan pembangunan: rehab, furniture, pengeluaran barang tidak habis pakai
Biaya pengembangan: pelatihan guru, ekstrakurikuler, peningkatan mutu pendidkan
Biaya investasi: (lahan, sarpras, pengembangan sdm, modal tetap)
Sumber biaya
Pemerintah
Ortu
Masyarakat
Pengawas
Inspektorat Daerah- Audit Internal Daerah-Sekolah Kab/kota
Badan Pengawas Keuangan Pembangunan (terlibat pendampiangan sistem pelaporan BOS ke ARKAS) -Audit Kinerja-Efektivitas Penggunaan BOS
Itjen Kemdikbudristek-Audit internal pusat-Audit nasional BOS
Komite-Pengawasan partisipatif-Persetujuan & Kontrol seosial
Dinas Pendidikan-Monitoring operasional-Verifikasi RKAS, pemantau pelaksanaan
Prosedur Manajemen Pembiayaan
Penyelenggaraan pembukuan dan Pelaporan anggaran
Pelaksanaan pengawasan anggaran
Apakah laporan pembiayaan disusun konsisten dari waktu ke waktu?
Apakah penjelasan dalam laporan pembiayaan diberikan secara memadai?
Apakah laporan pembiayaan disusun sesuai ketentuan?
Perencaan angaran/RAPBS (Kepsek, waksek, bendahara, guru, komite)
Susun program berdasarkan
jenis kerja dan prioritas
Tentukan sumber dana, dituangkan ke RAPBS-DEPDIKNAS
Inventarisasi program
(pengembngan guru, pengembangan siswa: workshop narkoba, bullying, pemenuhan gizi dasar data k
emenkes remaja kena stunting
) sekolah 1 tahun ke depan
Hitung volume, harga satuan,
kebutuhan biaya tiap komponen
Prosedur penentuan SPP- cari Activity-Based Costing (ABC) dan Activity Costing System (ACS)
Analisis
kebutuhan anggaran
sekolah (Biaya rutin, pemeliharaan, pengembangan, investasi) total yg dikeluarkan dalam 1 tahun (1000k)
Identifikasi sumber biaya (bos, sumbangan donatur yayasan, usaha mandiri sekolah) 700k
Menetukan besaran kebutuhan yg hrs ditutup oleh SPP. Rumus Kebutuhan SPP=Total kebutuhan-total pendapatan, misal
300K
=1000K-700K
Menghitung besaran SPP/Siswa. SPP/Siswa= Kebutuhan SPP : jumlah siswa. 30k=300k : 100org, 30k/tahun, 2,5k
Faktor lain pertimbangan nominal spp, Ekonomi ortu (subsidi silang), tinjau besaran spp sekolah lain, Kebijakan internal sekolah, misal diskon anak tahfidz, anak dosen
Perbedaan tarif SPP
Fasilitas
Mutu & kualifikasi Tendik (S3 LN bersertifikat international perlu operasinal tinggi, guru kontrak gaji min tentu spp murah
Status kepemilikan sekolah (Negeri, swasta, Sekolah islam berbasis agama bergantung afiliasi yayasan dan donatur
Kurikulum (Kurikulum ganda nasional+cambridge memiliki kebutuhan biaya tambahan, bilingual, filed trip ke LN
Lokasi & biaya hidup (Jkt vs pinggiran)
Kebijakan yayasa (tarif progresif berdasarkan kemampuan ortu, subsidi siilang yg berdampak pada struktur biaya spp
Branding sekolah (Sekolah unggulan+nilai jual, faktor eksklusivitas memengaruhi spp