Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Sistem Ekskresi - Coggle Diagram
Sistem Ekskresi
Gangguan Sistem Ekskresi
-
-
-
Diabetes Mellitus: Kadar gula darah tinggi akibat kurangnya insulin, menyebabkan glukosa ditemukan dalam urin
-
Organ sistem ekskresi
Kulit: Melalui kelenjar keringat, kulit mengekskresikan air, garam mineral, dan urea. Struktur kulit terdiri dari: > Epidermis: Lapisan terluar yang mengandung sel kulit mati. > Dermis: Mengandung kelenjar keringat dan kelenjar minyak. › Hipodermis: Mengandung jaringan lemak dan kapiler darah.
Ginjal: Organ utama dalam sistem ekskresi yang berperan dalam penyaringan darah dan pembentukan urin. Ginjal terdiri dari: > Korteks: Tempat terjadi proses filtrasi (penyaringan darah). › Medula: Tempat terjadinya reabsorpsi (penyerapan ulang) dan augmentasi. > Pelvis Ginjal: Rongga tempat penampungan sementara urin sebelum menuju ureter. -
Paru-Paru: Berfungsi mengekskresikan uap air dan CO2 yang dihasilkan dari respirasi seluler. CO2 diangkut melalui darah dalam bentuk terlarut di plasma, terikat pada hemoglobin, atau dalam bentuk ion bikarbonat.
Hati: Menghasilkan cairan empedu untuk mengekskresikan zat sisa, proses siklus pembentukan urea juga terjadi di hati
-
-
Definisi Sistem Ekskresi
Sistem ekskresi adalah sistem tubuh yang berfungsi untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan oleh tubuh melalui proses eliminasi. Tujuan utama ekskresi adalah menjaga keseimbangan cairan tubuh (osmoregulasi), dan mengatur kadar zat terlarut dalam tubuh. Zat sisa yang dikeluarkan termasuk air, garam mineral, CO2, serta produk sisa metabolisme seperti urea dan asam urat.