Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Legenda Pulau Kemaro - Coggle Diagram
Legenda Pulau Kemaro
Folklore
Alur Cerita
Saudagar Tiongkok yang jatuh cinta dengan putri asli Palembang
Ingin menikahi sang putri
Syarat untuk menikahi sang putri adalah memberikan 7 guci berisi emas
Orangtua Tan Bun An mengirimkan 7 guci emas dari Tiongkok dengan kapal
Setiap guci ditutupi dengan sayuran (sawi asin) untuk menghindari pencuri dan bajak laut
Bijak
Berpikir panjang
Tan Bun An yang terlalu cepat menilai guci yang dikirimkan
Kesalahpahaman
Kekecewaan
Tan Bun An membuang guci-guci emas
Penyesalan
Emosi
Siti Fatimah yang ikut terjun bersama Tan Bun An
Kesetiaan
Terjun ke sungai musi untuk mengambil kembali emas
Genre
Romansa
Kisah cinta Tan Bun An dan Siti Fatimah
Perjuangan cinta Tan Bun An
Keseriusan
Dedikasi
Perjuangan
Tragedi
Tan Bun An dan Siti Fatimah yang terjun dan tenggelam ke sungai
Kesalahpahaman
Gegabah
Tan Bun An yang menyesal membuang semua guci emas ke sungai
Terlalu cepat menilai sesuatu
Legenda
Asal mula dari Pulau Kemaro di Palembang
Mitos
Moral Lessons
Jangan terlalu cepat dalam menilai sesuatu dan mengambil keputusan
Ketelitian dan tidak gegabah adalah hal yang penting
Berjuang demi hal yang diinginkan
Kesetiaan dan dedikasi untuk suatu tujuan
Latar
Tempat
Palembang
Sungai Musi
Kapal pedagang dari Tiongkok
Suasana
Dramatis
Tragis
Romansa
Kesedihan
Marah
Pulau Kemaro
Tempat rekreasi
Berupa delta kecil di sungai musi
Tempat ibadah umat Buddha
Kelenteng Hok Tjing Rio / Kuan Im
Pagoda 9 lantai
Perayaan Cap Go Meh
Makam Tan Bun An dan Siti Fatimah
Akulturasi 2 budaya
Budaya Palembang dan Tiongkok
Agama Buddha dan Islam
Karakter
Tan Bun An
Saudagar Tiongkok
Datang untuk berdagang
Kapal
Berlayar
Kepribadian
Impulsif
Setia
Berani
Gegabah
Rela berkorban
Tergesa-gesa
Sit Fatimah
Putri Asli Palembang
Kepribadian
Setia
Lemah lembut
Tulus
Keteguhan hati