Secara etimologi, kata sejarah berasal dari bahasa Arab “syajaratun”, artinya pohon. Dalam dunia Barat, sejarah disebut histoire (Perancis), geschiedenis (Belanda), dan history (Inggris), berasal dari bahasa Yunani, istoria yang berarti ilmu. Menurut definisi yang umum, kata history berarti “masa lampau umat manusia”.
Dari pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa sejarah adalah gambaran tentang peristiwa-peristiwa masa lampau yang dialami oleh manusia, disusun secara ilmiah, meliputi urutan waktu, diberi tafsiran dan analisa kritis, sehingga mudah dimengerti dan dipahami.
Kata peradaban dan kebudayaan dalam bahasa Indonesia sering dipahami sama artinya. Namun, dalam bahasa Inggris terdapat pengertian yang berbeda dari kedua kata tersebut; yaitu civilization untuk peradaban dan culture untuk kebudayaan. Dalam bahasa Arab pun terdapat perbedaan, yaitu kata tsaqofah (kebudayaan), kata hadlarah (kemajuan), dan kata tamaddun (peradaban).
Badri Yatim mengatakan, kata “Peradaban Islam” merupakan terjemahan dari kata al-Hadharah al-Islamiyyah (bahasa Arab) yang sering diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan “Kebudayaan Islam”.
Sementara kata Islam bermakna agama samawi (langit) yang diturunkan oleh Allah SWT. melalui utusan-Nya, Muhammad saw., yang ajaranajarannya terdapat dalam kitab suci al-Qur’an dan sunah dalam bentuk perintah-perintah, larangan-larangan, dan petunjuk-petunjuk untuk kebaikan manusia, baik di dunia maupun di akhirat.
Setelah memahami pengertian sejarah, peradaban, dan Islam, kini dapat dirumuskan bahwa pengertian Sejarah Peradaban Islam adalah segala peristiwa yang dialami manusia pada masa lalu sebagai manifestasi atau penjelmaan kegiatan muslim yang didasari ajaran Islam. Dengan demikian, peristiwa-peristiwa yang dialami umat Islam sejak lahirnya agama Islam sampai sekarang merupakan kajian Sejarah Peradaban Islam.