Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Teori Etologi John Bowlby - Coggle Diagram
Teori Etologi John Bowlby
Poin-poin utama
Anak-anak datang ke dunia dengan program biologis yang sudah terprogram untuk membentuk keterikatan dengan orang lain, karena ini akan membantu mereka untuk bertahan hidup.
Seorang anak membentuk banyak keterikatan, tetapi salah satunya secara kualitatif berbeda. Inilah yang disebutnya keterikatan primer, monotropi.
Periode kritis untuk mengembangkan keterikatan (2,5 tahun). Jika keterikatan belum berkembang selama periode ini, maka hal itu mungkin tidak akan terjadi sama sekali. Bowlby kemudian mengusulkan periode sensitif hingga 5 tahun.
Hipotesis deprivasi ibu Bowlby menunjukkan bahwa gangguan keterikatan berkelanjutan antara bayi dan pengasuh utama dapat mengakibatkan kesulitan kognitif, sosial, dan emosional jangka panjang bagi bayi tersebut.
Model kerja internal adalah kerangka kognitif yang terdiri dari representasi mental untuk memahami dunia, diri sendiri, dan orang lain, dan didasarkan pada hubungan dengan pengasuh utama.
Ini menjadi prototipe untuk semua hubungan sosial masa depan dan memungkinkan individu untuk memprediksi, mengendalikan, dan memanipulasi interaksi dengan orang lain.
Kelekatan pengasuh - bayi
Mengobservasi bayi terpisah dalam jangka waktu lama dengan ibunya => attachment sosial awal antara bayi dan pengasuh adalah krusial untuk perkembangan yang normal.
Kekacauan hubungan => protes, keputusasaan, tidak lekat, dan akhirnya dalam beberapa kasus psikopatologi.
Penggambaran Bowbly relasi ibu dan anak; kelekatan ke pengasuh dikembangkan dari survival di mana bayi tidak dibantu akan perlindungan dari musuh atau terpaan beberapa elemen.
Teori Keterikatan Etologis Bowlby
Ikatan emosional yang sangat kuat yang dirasakan seseorang terhadap orang-orang spesial dalam kehidupan mereka.
Perilaku
attachment
pada bayi meliputi mencari kedekatan dengan ibu, mengikuti ibu, menangis, dan memanggil-manggil ibu ketika ibu tidak ada.
Teori yang paling populer/paling sering dijadikan referensi ketika membicarakan
attachment
.
Ikatan emosional yang kuat pada ibu merupakan respon yang dilakukan untuk bertahan hidup.
Fase-fase
attachment
Fase Preattachment (lahir - 6 minggu)
Tidak dapat membedakan respon sosial.
Fase Attachment-in-the-making (6 minggu-6/8 bulan)
Mengenal orang-orang yang familiar.
Clear-cut attachment (6-8 bulan - 2 tahun)
Protes terhadap perpisahan; memusuhi orang yang tidak dikenal; komunikasi intensif.
Formation of a reciprocal relationship (18 bulan- 2 thn dan seterusnya)
Hubungan dua arah; anak memahami kebutuhan orang tua.
Pola-pola
attachment
Secure attachment
Anak menggunakan orang tua sebagai figur rasa aman.
Anak dapat saja menangis atau tidak menangis saat berpisah dengan orang tua.
Lebih memilih orang tua daripada orang asing.
Pada saat bertemu kembali dengan orang tua, mencari kontak dengan orang tua
65% dari anak amerika utara memiliki pola
attachment
ini.
Avoidant attachment
Tidak responsif ketika orang tua ada.
Biasanya tidak distress ketika berpisah dengan orang tua.
Reaksi terhadap orang asing sama dengan reaksi terhadap orang tua.
Pada saat bertemu kembali dengan orang tua menolak orang tua/lama menyapa orang tua/cuek.
Gagal untuk lengket dengan orangtua.
20%
Resistant attachment
10-15%
Mencari kedekatan dengan orang tua dan gagal untuk mengekplorasi lingkungan sebelum berpisah dengan orang tua.
Ketika bertemu kembali dengan orang tua, anak marah/memukul/mendorong orang tua.
Tidak mudah untuk merasa nyaman
Disorganized/Disoriented attachment
5-10%
Anak bingung, berperilaku kontradiksi
Ekspresi wajah linglung
Multiple Attachments
Bowlby meyakini bahwa perilaku kelekatan pada bayi secara langsung karena adanya satu figur kelekatan. Kesenangan ini secara tipikal akan menurun sepanjang tahun kedua.
Attachment to Mothers and Fathers
Ibu sebagai pengasuh dan ayah sebagai teman bermain.
Tingginya keterlibatan ayah
Sedikitnya stereotip gender
Simpatik, kepribadian bersahabat
Penerimaan orangtua sebagai memperkaya pengalaman
Hubungan perkawinan mendukung hubungan keterlibatan dengan bayi, terutama ayah.
Attachment to Siblings
80 percent have at least one sibling.
Konflik antara saudara kandung meningkat ketika satu anggota dari sepasang saudara kandung secara emosional intens atau secara aktif tinggi
Kenyamanan kelekatan ibu-bayi dan kehangatan kearah anak dikaitkan dengan interaksi yang positif
Keadaan dingin diasosiasikan dengan perselisihan sibling
Waktu khusus lain yang diberikan untuk mendukung anak yang lebih besar mendukung keharmonisan saudara kandung
Kualitas Kelekatan dan Pengasuhan
Quality of attachment to the mother in infancy is related to cognitive and social development in early childhood.
Anak dengan pengasuhan orang tua bertambah baik atau yang kompensasi afeksi di luar keluarga langsung dapat menimbulkan kesengsaraan.
Kualitas kelekatan ditentukan dengan interaksi.
Interaksi yang sinkron membutuhkan penyesuaian ibu secara konstan terhadap perilaku bayi. Menarik hati bayi kapan dia siap dan mundur ketika tidak siap.
Model kerja internal orang tua; pengalaman dengan orangtua memungkinkan memengaruhi kelekatan.
Kualitas bayi relatif stabil, tetapi perubahan dapat meningkatkan atau mengurangi.