Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
SUSTAINABILITY ACCOUNTING, DINDA APRILIA AFIRANTI D 4 ASP PKN STAN 2024 -…
SUSTAINABILITY ACCOUNTING
SUSTAINABILITY
SUSTAINABLE DEVELOPMENT
“development that meets the needs of the present without compromising the ability of future generations to meet their own needs.” (Brundtland Report, 1987)
SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS
Agenda 2030 untuk Pembangunan Berkelanjutan (the 2030 Agenda for Sustainable Development atau SDGs) adalah kesepakatan pembangunan baru yang mendorong perubahan-perubahan yang bergeser ke arah pembangunan berkelanjutan yang berdasarkan hak asasi manusia dan kesetaraan untuk mendorong pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan hidup.
DEFINISI
Sebuah metode yang mengharuskan organisasi untuk mengukur dampak lingkungan, sosial, dan pemerintah yang melibatkan perhitungan dan analisis data lingkungan dan mengintegrasikannya ke dalam laporan keberlanjutan.
OBJECTIVE
Memperluas jangkauan akuntansi hingga pencatatan berbagai informasi yang dimonetasi
Mengungkapkan informasi financial dan non-financial terkait kinerja organisasi yang berhubungan dengan sosial dan lingkungan
Menyiapkan laporan terkait perhatian organisasi mengenai interaksi dengan sosial dan lingkungan alam
MOTIVASI
Avoid greenwashing
Mimicry and Industry Pressure
Legislative pressure
Stakeholder pressure and gaining legitimacy
Regulasi di Indonesia
UU Nomor 40 Tahun 2007 Pasal 74 tentang Laporan tahunan kepada RUPS antara lain memuat laporan pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
POJK Nomor 51 Tahun 2017 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik
Standar Keberlanjutan
Global Reporting Initiative (GRI)
IFRS S1 & S2
Taskforce on Climate-Related Financial Disclosure (TCFD)
Carbon Disclosure Project (CDP)
IFRS
S1
mengharuskan pengungkapan informasi mengenai risiko dan peluang terkait keberlanjutan yang berguna bagi investor dan mengambil keputusan terkait penyediaan sumber daya bagi perusahaan
mencakup aspek-aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola perusahaan
tidak mengharuskan perusahaan untuk memberikan informasi tentang setiap risiko dan peluang terkait keberlanjutan melainkan informasi keberlanjutan yang diperkirakan akan mempengaruhi prospek perusahaan- arus kas, akses terhadap pendanaan, atau biaya modal dalam jangka pendek, menengah, atau panjang
S2
Metrik penting yang harus diungkapkan sesuai dengan IFRS S2 adalah emisi gas rumah kaca (GHG) absolut, diukur sesuai dengan Standar Korporat Protokol GHG
Lingkup 1: emisi langsung
Lingkup 2 : emisi tidak langsung dari pembangkitan energi yang dibeli yang dikonsumsi oleh perusahaan
Lingkup 3: semua emisi tidak langsung lainnya yang terjadi dalam rantai nilai perusahaan (mempengaryhi capital investment)
Implementasi
Evaluasi awal
Penyesuaian sistem dan proses
Pendidikan dan pelatihan
Pengumpulan data dan pengujian
Penyusunan laporan
Review dan validasi
Komunikasi stakeholder
Peningkatan berkelanjutan
Pendekatan lain dari akuntansi berkelanjutan
Full cost accounting model
Sustainability assessment model
Integrated model multicapital accounting
DINDA APRILIA AFIRANTI
D 4 ASP PKN STAN 2024