Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
STUNTING - Coggle Diagram
STUNTING
DEFINISI
kekurangan gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang tidak mencukupi dalam waktu yang lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi.
-
-
-
PROGRAM IMUNISASI WAJIB DASAR
Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalanseseorang secara aktif terhadap suatu penyakit, sehingga apabila suatu saat terpajandengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan.
JENIS IMUNISASI
BCG sudah boleh diberikan segera setelah bayi lahir. Imunisasi ini diberikan melalui suntikan ke dalam jaringan kulit pada
BCG lengan kanan atas
DPT-HB-HIB diberikan sebanyak 4 kali, dengan jadwal pemberian berturut-turut pada bayi di usia 2, 3, 4, dan 18 bulan
HEPATITIS-B diberikan melalui suntikan di bagian otot paha bayi dan diulang sebanyak 5 kali. Pemberian vaksin pertama dilakukan sesaat setelah bayi lahir, sedangkan dosis berikutnya diberikan secara berturut-turut saat bayi berusia 2, 3, 4, dan 18 bulan
POLIO Vaksin polio tetes atau oral diberikan sebanyak 4 kali, yaitu saat bayi baru lahir dan saat berusia 2, 3, serta 4 bulan
CAMPAK Imunisasi ini diberikan sebanyak 3 kali, yaitu saat anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan 5 tahun
EPIDEMIOLOGI
Global Stunting diperkirakan dialami oleh 21,9% balita atau 149 juta anak balita di seluruh dunia pada tahun 2018. Di Asia Tenggara diperkirakan sekitar 14,4 juta balita mengalami stunting. Walaupun jumlahnya menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya, namun tetap masih tinggi.
Indonesia Hasil riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018 menyatakan bahwa masih ada 30,8% balita di Indonesia yang stunted/berperawakan pendek. Meskipun angka ini lebih rendah dibandingkan tahun–tahun sebelumnya (Riskesdas 2013 balita pendek dan sangat pendek sebesar 37,2%), namun jumlah ini masih sangat besar dan masih merupakan masalah kesehatan masyarakat.
DIAGNOSIS
Anamnesis
Riwayat Kelahiran dan Pertumbuhan, Riwayat Nutrisi, Riwayat Keluarga
Pemeriksaan Fisik
Pengukuran Antropometri
Lakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala; untuk anak di bawah 2 tahun lingkar kepala harus diukur.
Anak stunting biasanya juga mengalami underweight yang ditemukan berat badan terhadap usia (BB/U) dibawah -2SD atau wasting yang ditemukan berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB) < -2 SD pada kurva pertumbuhan. Pada stunting, BB/TB biasanya berada pada area ≤1 SD
TATALAKSANA
Perbaikan Nutrisi
Makanan Pendamping ASI Berkualitas, Untuk stunting tanpa wasting/gizi buruk (BB/TB di atas -2 SD), hitung kebutuhan kalori, protein, dan cairan sesuai dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) berdasarkan BB ideal menurut umur tinggi. Bila dengan gizi buruk, lakukan manajemen gizi buruk.
-
-
-
-
-
-
-