Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
frustasi kerja dan peran konselor - Coggle Diagram
frustasi kerja dan peran konselor
Konsep Frustasi dengan Model Sederhana Menurut Suryanto (2022)
Model sederhana frustasi kerja menggambarkan hubungan antara stimulus (tekanan atau beban kerja), respon individu (emosi dan perilaku) serta outcome (tingkat produktivitas atau kesejahteraan kerja).
Model ini menjelaskan bahwa frustasi muncul ketika harapan individu tidak terpenuhi oleh kondisi kerja, yang kemudian berujung pada tekanan emosional dan kinerja yang menurun.
Konsep Frustasi dan Mekanisme Pertahanan Diri menurut Handayani & Gunawan (2023)
frustasi kerja tidak hanya dipandang sebagai reaksi emosional, tetapi juga sebagai pemicu munculnya mekanisme pertahanan diri. Konselor harus memahami bagaimana karyawan menggunakan mekanisme seperti represi, proyeksi, dan rasionalisasi untuk mengatasi tekanan kerja.
Mekanisme pertahanan diri merupakan respons psikologis yang membantu individu mempertahankan harga diri ketika menghadapi situasi stress yang tinggi di lingkungan kerja.
Faktor yang Mempengaruhi Frustasi Kerja
Menurut Nugroho (2021)
berbagai faktor, baik internal maupun eksternal, harus dievaluasi secara komprehensif untuk menentukan sumber utama frustasi kerja di dalam organisasi
Faktor Internal
kepribadian
motivasi
tingkat kepuasan kerja
Faktor Eksternal
lingkungan kerja
hubungan antar rekan
struktur organisasi
beban kerja yang tinggi
Usaha Mengurangi Frustasi Kerja
Menurut Wulandari (2023)
Konseling Individu dan Kelompok
Memberikan dukungan emosional serta teknik coping yang efektif.
Manajemen Stres
Pelatihan untuk mengelola tekanan kerja melalui metode relaksasi dan time management.
Pendekatan Holistik
Integrasi aspek psikologis, sosial, dan lingkungan kerja guna menciptakan keseimbangan yang lebih baik.