Please enable JavaScript.
Coggle requires JavaScript to display documents.
Soalan Tutorial M3 - Coggle Diagram
Soalan Tutorial M3
Definisi
Politeisme Politeisme adalah kepercayaan atau sistem keagamaan yang mengakui atau menyembah banyak dewa atau entitas ilahi. Dalam sistem kepercayaan politeistik, terdapat berbagai dewa atau dewi yang memiliki berbagai peran, kekuasaan, dan atribut yang berbeda-beda. Setiap dewa atau dewi dalam politeisme dapat mewakili aspek atau domain tertentu dalam kehidupan atau alam semesta.
Monoteisme - Monoteisme adalah kepercayaan atau doktrin yang mengakui keberadaan satu Tuhan tunggal atau entitas ilahi yang maha kuasa. Dalam sistem kepercayaan monoteistik, Tuhan adalah entitas yang unik, tak terbagi, dan tidak ada tuhan lain selain-Nya. Keyakinan monoteistik ini berbeda dengan politeisme, yang mengakui keberadaan banyak dewa atau entitas ilahi.
Kesan
-
Kesederhanaan Konsep Ilahi: Dalam agama monoteisme, konsep Tuhan tunggal yang maha kuasa dan maha tahu adalah sangat sederhana dan tegas. Hal ini dapat memberikan ketenangan pikiran dan kepastian dalam keyakinan agama.
Fokus pada Moral dan Etika: Agama monoteistik sering menekankan etika, moralitas, dan aturan yang ditetapkan oleh Tuhan tunggal. Ini dapat memotivasi individu untuk hidup sesuai dengan nilai-nilai yang dianggap suci.
Kesatuan dalam Kepercayaan: Karena hanya ada satu Tuhan tunggal, agama monoteistik cenderung memiliki kesatuan dalam keyakinan di antara penganutnya. Hal ini dapat mempromosikan persatuan dalam komunitas agama.
-
Keanekaragaman Dewa-dewi: Politeisme cenderung menciptakan keragaman dalam keyakinan agama karena ada banyak dewa atau dewi yang diakui. Setiap dewa mewakili berbagai aspek kehidupan atau alam semesta.
Pluralitas Ritual dan Praktik: Keanekaragaman dewa dalam politeisme menghasilkan beragam ritual, persembahan, dan praktik keagamaan. Ini memberikan fleksibilitas kepada penganut untuk memilih praktik yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Konteks Budaya yang Kaya: Politeisme seringkali terkait dengan budaya yang kaya dan kompleks. Dewa-dewi sering menjadi bagian penting dalam mitologi dan cerita rakyat suatu masyarakat.
Perbezaan
-
Kepercayaan pada Satu Tuhan Tunggal: Agama monoteisme mengakui keberadaan satu Tuhan tunggal yang maha kuasa dan maha tahu. Tidak ada entitas ilahi lain selain Tuhan tunggal ini.
Sederhana dan Teguh dalam Konsep Ilahi: Konsep Tuhan dalam agama monoteistik umumnya sederhana dan tegas. Tuhan dianggap sebagai entitas ilahi yang tunggal, tak terbagi, dan maha kuasa.
Contoh Agama Monoteisme: Islam, Kristen (dalam konsep Tritunggal), dan agama Yahudi adalah contoh-contoh agama monoteistik yang terkenal.
-
Kepercayaan pada Banyak Dewa atau Dewi: Agama politeisme mengakui atau menyembah banyak dewa atau dewi yang memiliki berbagai peran, atribut, dan kekuasaan yang berbeda.
Keanekaragaman Dewa-dewi: Dalam politeisme, setiap dewa atau dewi mewakili aspek atau domain tertentu dalam kehidupan atau alam semesta. Misalnya, ada dewa cuaca, dewa pertanian, dewa cinta, dan banyak lagi.
Ritual dan Praktik yang Beragam: Keanekaragaman dewa dalam politeisme menghasilkan beragam ritual, persembahan, dan praktik keagamaan yang ditujukan kepada dewa-dewi tertentu.