ANALISIS CAPAIAN PEMBELAJARAN

Konsep

Capaian Pembelajaran adalah kompetensi minimum yang harus dicapai siswa pada setiap mata pelajaran yang diterima di setiap fase perkembangan.

Capaian Pembelajaran (CP) merupakan kompetensi pembelajaran yang harus dicapai peserta didik pada setiap fase, dimulai dari Fase Fondasi pada PAUD.

Untuk Pendidikan dasar dan menengah, CP disusun untuk setiap mata pelajaran.

Tujuan

Capaian Pembelajaran bertujuan untuk menunjukkan kemajuan belajar siswa dari satu tingkat ke tingkat berikutnya.

Fase-fase Capaian Pembelajaran

Fase Fondasi: PAUD

Fase A: kelas 1–2 SD

Fase B: kelas 3–4 SD

Fase D: kelas 7–9 SMP

Fase E: kelas 10 SMA/SMK

Fase F: kelas 11–12 SMA/SMK

Komponen Capaian Pembelajaran

  1. Rasional Mata Pelajaran
  1. Tujuan Mata Pelajaran
  1. Karakteristik Mata Pelajaran
  1. Capaian dalam Setiap Fase Secara Keseluruhan.
  1. Capaian dalam Setiap Fase menurut Elemen

Elemen Pada CP

Setiap CP suatu mata pelajaran memiliki beberapa elemen atau kelompok kompetensi esensial yang berlaku. sama untuk semua fase pada mata pelajaran tersebut.

Elemen sebuah mata pelajaran mungkin saja

Sama atau berbeda dengan mata pelajaran lainnya, hal tersebut disesuaikan dengan karakteristik pada masing-masing mata pelajaran.

Analiisis CP dala Pembelajaran IPAS (Fase B)

IPA

IPS

Analisis

Peserta didik menganalisis hubungan antara bentuk serta fungsi bagian tubuh pada manusia (pancaindra). Peserta didik dapat membuat simulasi menggunakan bagan/alat bantu sederhana tentang siklus hidup makhluk hidup. Peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam di lingkungan sekitarnya dan kaitannya dengan upaya pelestarian makhluk hidup.

Peserta didik mampu menunjukkan letak kota/kabupaten dan provinsi tempat tinggalnya pada peta konvensional/digital. Peserta didik mendeskripsikan keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal dan upaya pelestariannya.

Pada Fase B peserta didik mengidentifikasi keterkaitan antara pengetahuan-pengetahuan yang baru saja diperoleh serta mencari tahu bagaimana konsep-konsep Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial berkaitan satu sama lain yang ada di lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari. Penguasaan peserta didik terhadap materi yang sedang dipelajari ditunjukkan dengan menyelesaikan tantangan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.